Makassar (ANTARA) - Festival Digital Sulawesi Selatan 2023 memfokuskan pada kegiatan diversifikasi digital melalui tiga jenis lomba untuk diusung ke tingkat nasional.

"Tema yang diambil pada kegiatan ini adalah diversifikasi  digital yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi yang cepat dan memiliki tantangan yang beragam dan dinamis," kata Deputi kepala perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Rudy Bambang Widjanarko pada pembukaan Digital Festival (Digifest) Sulsel 2023 di Makassar, Senin.

Dia mengatakan diversifikasi digital memberikan solusi dalam mengatasi tantangan termasuk mengadopsi berbagai teknologi digital yang berbeda untuk mengembangkan dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai program khususnya di bidang sistem pembayaran.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, Bank Indonesia menggelar tiga jenis lomba yang sarat dengan inovasi diversifikasi digital yakni lomba pertarungan mengasah otak (cerdas cermat) oleh siswa SMA/SMK dan sederajat. 

Kegiatan tersebut diikuti 15 tim atau 415 siswa-siswi dari 16 kabupaten kota di Sulsel dan yang masuk finalis adalah SMA Negeri 17 SMA Negeri 20 dan SMA Negeri 15 Makassar.

Dari hasil kompetisi pada babak final juara umum diraih perwakilan siswa siswi SMA Negeri 15, disusul perwakilan siswa-siswi SMA Negeri 20 Makassar dan juara ketiga SMA Negeri 17 Makassar.

Sedangkan lomba innovation summery competition merupakan wadah bagi pemerintah daerah Sulawesi Selatan dalam memaparkan inovasinya.

Adapun yang masuk dalam babak final adalah Pemkab Bulukumba Pemkab Luwu, Pemkab Sinjai, Pemkab Sidrap dan Provinsi Sulsel.

Lomba inovasi lainnya yang membawa misi sosialisasi keuangan digital adalah lomba stand up comedy. Ini diikuti oleh peserta dari berbagai profesi dan yang masuk ke babak final adalah salah seorang polisi Fahri Iwan Wahyu dan salah seorang karyawan bank di Kota Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Sulsel Tautoto Ranggina mengatakan pihaknya mengapresiasi BI Sulsel yang senantiasa bekerja sama dengan Pemprov Sulsel dalam upaya sosialisasi dan penerapan keuangan daerah secara digital.

"Saat ini semua daerah atau 25 kabupaten/kota sudah menggunakan tata kelola keuangan secara digital melalui tim percepatan digitalisasi daerah (TP2D)" katanya. Suasana pembukaan South Sulawesi Digital Festival 2023 oleh Asisten III Pemprov sSulsel Rudy Bambang Wijanako di Makassar, Senin (20/3/2023).