Zulmansyah tegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan PWI
Kamis, 19 September 2024 8:50 WIB
Pengurus PWI Pusat usai rapat pleno perdana di Jakarta, Rabu (18/9/2024). (ANTARA/HO-PWI Pusat)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Zulmansyah Sekedang menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan di dalam organisasi itu setelah dirinya terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada 18 Agustus 2024.PWI) Zulmansyah Sekedang menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan di dalam organisasi itu setelah dirinya terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada 18 Agustus 2024.
“Bagi kami tidak ada dualisme. Kami menganggap PWI hasil KLB ini adalah PWI yang sah karena itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI Pusat yang berlaku sesuai konstitusi yang ada di PWI," kata Zulmansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.PWI hasil KLB ini adalah PWI yang sah karena itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI Pusat yang berlaku sesuai konstitusi yang ada di PWI," kata Zulmansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan Zulmansyah usai rapat pleno perdana PWI di Jakarta, Rabu (18/9).Zulmansyah usai rapat pleno perdana PWI di Jakarta, Rabu (18/9).
Dia mengatakan bahwa proses pemilihan dirinya sebagai ketua umum juga sudah sesuai prosedur dan aturan yang tertuang dalam PD/PRT PWI Pusat.PRT PWI Pusat.
Bahkan menurut dia, semua senior yang tergabung dalam Dewan Kehormatan dan Dewan Penasihat PWI juga turut mendukung kepengurusan baru hasil KLB.PWI juga turut mendukung kepengurusan baru hasil KLB.
"Sudah, semua senior yang ada di Dewan Kehormatan, yang ada di Dewan Penasihat, semuanya memilih di PWI-KLB," ujarnya.PWI-KLB," ujarnya.
Zulmansyah mengatakan saat ini kepengurusan yang baru masih menunggu penetapan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM.Zulmansyah mengatakan saat ini kepengurusan yang baru masih menunggu penetapan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM.
Dia menilai penetapan itu sebagai langkah penting untuk menetapkan legalitas kepengurusan PWI periode 2023-2028.PWI periode 2023-2028.
"Aktenya kita sudah jadi, kepengurusan baru sudah jadi, tinggal kendalanya di AHU. AHU ini penting untuk legalitas secara formal PWI Pusat, sekarang sedang berproses,” katanya.Aktenya kita sudah jadi, kepengurusan baru sudah jadi, tinggal kendalanya di AHU. AHU ini penting untuk legalitas secara formal PWI Pusat, sekarang sedang berproses,” katanya.
Dia berharap dalam waktu dekat, AHU Kemenkumham segera mengeluarkan surat penetapan kepengurusan PWI Pusat hasil KLB.AHU Kemenkumham segera mengeluarkan surat penetapan kepengurusan PWI Pusat hasil KLB.
Selain itu, Zulmansyah menjelaskan bahwa usai ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum PWI Pusat, dirinya bersama para pengurus segera menempati Kantor PWI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, tepatnya di Lantai 4 Gedung Dewan Pers.Zulmansyah menjelaskan bahwa usai ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum PWI Pusat, dirinya bersama para pengurus segera menempati Kantor PWI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, tepatnya di Lantai 4 Gedung Dewan Pers.
Selain itu, pihaknya juga segera melantik pengurus PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.
Kemudian juga telah menetapkan peringatan Hari Pers Nasional kembali ke Provinsi Riau, sebagaimana diputuskan PWI sejak awal.PWI sejak awal.PWI sejak awal.PWI sejak awal.
“Selain itu, PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.
Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.
“Kami sudah bersepakat untuk kembali mengangkat marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Antaranews.com dengan judul: Antaranews.com dengan judul: Antaranews.com dengan judul: Zulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWIZulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWIZulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWIZulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWI
“Bagi kami tidak ada dualisme. Kami menganggap PWI hasil KLB ini adalah PWI yang sah karena itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI Pusat yang berlaku sesuai konstitusi yang ada di PWI," kata Zulmansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.PWI hasil KLB ini adalah PWI yang sah karena itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI Pusat yang berlaku sesuai konstitusi yang ada di PWI," kata Zulmansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan Zulmansyah usai rapat pleno perdana PWI di Jakarta, Rabu (18/9).Zulmansyah usai rapat pleno perdana PWI di Jakarta, Rabu (18/9).
Dia mengatakan bahwa proses pemilihan dirinya sebagai ketua umum juga sudah sesuai prosedur dan aturan yang tertuang dalam PD/PRT PWI Pusat.PRT PWI Pusat.
Bahkan menurut dia, semua senior yang tergabung dalam Dewan Kehormatan dan Dewan Penasihat PWI juga turut mendukung kepengurusan baru hasil KLB.PWI juga turut mendukung kepengurusan baru hasil KLB.
"Sudah, semua senior yang ada di Dewan Kehormatan, yang ada di Dewan Penasihat, semuanya memilih di PWI-KLB," ujarnya.PWI-KLB," ujarnya.
Zulmansyah mengatakan saat ini kepengurusan yang baru masih menunggu penetapan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM.Zulmansyah mengatakan saat ini kepengurusan yang baru masih menunggu penetapan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM.
Dia menilai penetapan itu sebagai langkah penting untuk menetapkan legalitas kepengurusan PWI periode 2023-2028.PWI periode 2023-2028.
"Aktenya kita sudah jadi, kepengurusan baru sudah jadi, tinggal kendalanya di AHU. AHU ini penting untuk legalitas secara formal PWI Pusat, sekarang sedang berproses,” katanya.Aktenya kita sudah jadi, kepengurusan baru sudah jadi, tinggal kendalanya di AHU. AHU ini penting untuk legalitas secara formal PWI Pusat, sekarang sedang berproses,” katanya.
Dia berharap dalam waktu dekat, AHU Kemenkumham segera mengeluarkan surat penetapan kepengurusan PWI Pusat hasil KLB.AHU Kemenkumham segera mengeluarkan surat penetapan kepengurusan PWI Pusat hasil KLB.
Selain itu, Zulmansyah menjelaskan bahwa usai ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum PWI Pusat, dirinya bersama para pengurus segera menempati Kantor PWI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, tepatnya di Lantai 4 Gedung Dewan Pers.Zulmansyah menjelaskan bahwa usai ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum PWI Pusat, dirinya bersama para pengurus segera menempati Kantor PWI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, tepatnya di Lantai 4 Gedung Dewan Pers.
Selain itu, pihaknya juga segera melantik pengurus PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.PWI di tiga provinsi yakni Jakarta, Sumatera Barat dan Papua Barat.
Kemudian juga telah menetapkan peringatan Hari Pers Nasional kembali ke Provinsi Riau, sebagaimana diputuskan PWI sejak awal.PWI sejak awal.PWI sejak awal.PWI sejak awal.
“Selain itu, PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.PWI akan menggelar berbagai macam kegiatan, seperti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” katanya.
Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.Zulmansyah menambahkan, berbagai macam kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI, setelah kisruh yang belakangan melanda organisasi tersebut.
“Kami sudah bersepakat untuk kembali mengangkat marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.marwah PWI bersama-sama. Dengan cara menggelar bermacam kegiatan yang bermanfaat untuk wartawan, juga bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Antaranews.com dengan judul: Antaranews.com dengan judul: Antaranews.com dengan judul: Zulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWIZulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWIZulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWIZulmansyah tegaskan tidak ada dualisme PWI
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Belanja pemerintah pusat di Sulsel pada triwulan I 2026 mencapai Rp4,7 triliun
06 May 2026 14:22 WIB
Pemerintah Pusat dan Sulsel perkuat sinergi hadapi lonjakan angkutan Lebaran 2026
28 February 2026 5:45 WIB
Kemendagri: RLC Sulsel perkuat sinergi pusat--daerah dalam kerangka Asta Cita
23 February 2026 4:48 WIB
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB