Nasaruddin Umar disebut getol membersihkan Kemenag dari perilaku koruptif
Jumat, 20 Desember 2024 15:54 WIB
Kabag Strategi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Moh. Khoeron, dalam acara "Sosialisasi Program Moderasi Beragama Direktorat PAI", di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (20/12/2024). (ANTARA/Anita Permata Dewi)
Bekasi (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar disebut sebagai menteri yang getol untuk membersihkan Kementerian Agama (Kemenag) dari perilaku koruptif.
"Pak Menteri fokus di situ. Dalam banyak kesempatan, Pak Menteri menetapkan bersih-bersih di Kementerian Agama," kata Kabag Strategi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag Moh Khoeron dalam acara "Sosialisasi Program Moderasi Beragama Direktorat PAI" di Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Khoeron mengatakan saat melakukan media monitoring, pihaknya menemukan Prof Nasaruddin Umar menjadi satu-satunya menteri yang menegaskan menolak menerima yang bukan haknya.
Bahkan dalam 60 hari masa kepemimpinan Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama, Nasaruddin sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Pak Menteri sudah melakukan itu (menyerahkan barang gratifikasi ke KPK). Karena Pak Menteri ingin menampilkan dirinya sebagai teladan, tidak hanya ngomong soal bersih-bersih Kementerian Agama, tapi juga menempatkan dirinya apa yang diucapkannya sudah dilakukan," kata Khoeron.
Sebagai internal di Kemenag, kata dia, hal itu merupakan komitmen awal yang sangat baik dari sosok Nasaruddin Umar selaku pimpinan baru di Kemenag.
Sebelumnya Menag Nasaruddin Umar pada Selasa (26/11) melaporkan penerimaan gratifikasi dalam bentuk sejumlah barang ke Direktorat Gratifikasi KPK.
Menag tidak mengetahui siapa pemberi barang tersebut. Barang tersebut diterima Menag pada Jumat (22/11) dalam bentuk tas yang berisi beberapa barang yang terbungkus dalam boks.
Menag kemudian memerintahkan stafnya untuk melaporkan penerimaan barang oleh orang tidak dikenal tersebut ke KPK.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nasaruddin Umar disebut getol bersihkan Kemenag dari perilaku koruptif
"Pak Menteri fokus di situ. Dalam banyak kesempatan, Pak Menteri menetapkan bersih-bersih di Kementerian Agama," kata Kabag Strategi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag Moh Khoeron dalam acara "Sosialisasi Program Moderasi Beragama Direktorat PAI" di Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Khoeron mengatakan saat melakukan media monitoring, pihaknya menemukan Prof Nasaruddin Umar menjadi satu-satunya menteri yang menegaskan menolak menerima yang bukan haknya.
Bahkan dalam 60 hari masa kepemimpinan Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama, Nasaruddin sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Pak Menteri sudah melakukan itu (menyerahkan barang gratifikasi ke KPK). Karena Pak Menteri ingin menampilkan dirinya sebagai teladan, tidak hanya ngomong soal bersih-bersih Kementerian Agama, tapi juga menempatkan dirinya apa yang diucapkannya sudah dilakukan," kata Khoeron.
Sebagai internal di Kemenag, kata dia, hal itu merupakan komitmen awal yang sangat baik dari sosok Nasaruddin Umar selaku pimpinan baru di Kemenag.
Sebelumnya Menag Nasaruddin Umar pada Selasa (26/11) melaporkan penerimaan gratifikasi dalam bentuk sejumlah barang ke Direktorat Gratifikasi KPK.
Menag tidak mengetahui siapa pemberi barang tersebut. Barang tersebut diterima Menag pada Jumat (22/11) dalam bentuk tas yang berisi beberapa barang yang terbungkus dalam boks.
Menag kemudian memerintahkan stafnya untuk melaporkan penerimaan barang oleh orang tidak dikenal tersebut ke KPK.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nasaruddin Umar disebut getol bersihkan Kemenag dari perilaku koruptif
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menag bebas sanksi pidana meski gunakan jet pribadi saat kunjungi Takalar
24 February 2026 12:04 WIB
Valencia susul Barcelona ke perempat final Piala Raja setelah taklukkan Burgos
16 January 2026 6:17 WIB
Doa dan dzikir berkumandang di Masjid Al Markaz Makassar jelang awal tahun
31 December 2025 23:52 WIB
Menag buka MQK Internasional pertama yang diikuti perwakilan dari 10 negara
02 October 2025 15:56 WIB
Menag harap MQKI 2025 di Wajo jadi awal kebangkitan peradaban Islam modern
02 October 2025 15:54 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Sulit dipahami, Hakim MK minta pemohon rapikan gugatan uji materiil UU Perkawinan
08 May 2026 5:55 WIB
Kejati kembali periksa Eks Pj Gubernur Sulsel terkait dugaan korupsi bibit nanas
07 May 2026 19:45 WIB