Warga berharap hutan pinus Polman dikembangkan
Selasa, 29 Maret 2016 9:22 WIB
Ilustrasi-Hutan pinus (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Hutan pinus di Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat perlu dikembangkan menjadi aset ekonomi daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah ini.
"Seperti hutan perawan, hutan pinus di Kecamatan Tapango belum dikelola dengan baik," kata Jeje, salah seorang warga di Polewali Mandar, Selasa.
Ia mengatakan, hutan pinus di Kecamatan Tapango itu berada sekitar 10 kilometer dari ibu kota Kecamatan Tapango, dan di kawasan hutan pinus itu kondisi cuacanya dingin sehingga berpotensi menjadi kawasan wisata.
Menurut dia, apabila aset wisata itu dikembangkan pemerintah ke depan, akan dapat menjadi objek wisata yang menarik dikunjungi dan akan menambah aset ekonomi daerah serta meningkatkan pendapatan daerah.
"Kalau dikembangkan hutan pinus itu menjadi aset wisata alam, akan seperti wisata pinus di Malino Kabupaten Gowa yang ramai dikunjungi wisatawan lokal dan luar daerah bahkan wisatawan asing," katanya lagi.
Ia berharap infrastruktur jalan perlu dikembangkan juga menuju hutan pinus itu, sebelum dikembangkan menjadi objek wisata.
"Jalan menuju hutan pinus di Polman yang rusak dan tidak memadai perlu diperbaiki dulu, karena akan sulit dilalui masyarakat ke sana bila tidak diperbaiki," kata dia pula.
"Seperti hutan perawan, hutan pinus di Kecamatan Tapango belum dikelola dengan baik," kata Jeje, salah seorang warga di Polewali Mandar, Selasa.
Ia mengatakan, hutan pinus di Kecamatan Tapango itu berada sekitar 10 kilometer dari ibu kota Kecamatan Tapango, dan di kawasan hutan pinus itu kondisi cuacanya dingin sehingga berpotensi menjadi kawasan wisata.
Menurut dia, apabila aset wisata itu dikembangkan pemerintah ke depan, akan dapat menjadi objek wisata yang menarik dikunjungi dan akan menambah aset ekonomi daerah serta meningkatkan pendapatan daerah.
"Kalau dikembangkan hutan pinus itu menjadi aset wisata alam, akan seperti wisata pinus di Malino Kabupaten Gowa yang ramai dikunjungi wisatawan lokal dan luar daerah bahkan wisatawan asing," katanya lagi.
Ia berharap infrastruktur jalan perlu dikembangkan juga menuju hutan pinus itu, sebelum dikembangkan menjadi objek wisata.
"Jalan menuju hutan pinus di Polman yang rusak dan tidak memadai perlu diperbaiki dulu, karena akan sulit dilalui masyarakat ke sana bila tidak diperbaiki," kata dia pula.
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sekitar 20 ribu pengunjung padati pembukaan Festival Beautiful Malino di Gowa
10 July 2025 12:24 WIB
BKSDA membantah pembalakan liar pohon pinus di Lembanna Malino-Sulsel
29 January 2025 0:15 WIB, 2025
Damkar : Kebakaran lahan di objek wisata Malino diperkirakan delapan hektare
28 September 2023 19:15 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
ANTARA gelar pelatihan jurnalistik di Unsoed, Kajur FISIP : Ini kesempatan sangat baik
09 May 2026 19:14 WIB
Pesan Dirut ANTARA saat literasi media : Mahasiswa itu benteng awal dan terakhir
08 May 2026 19:39 WIB
Pemprov Sulbar percepat pembenahan sistem pengelolaan sampah di enam kabupaten
07 May 2026 19:46 WIB