Tata motors optimistis bersaing di Makassar
Selasa, 26 Juli 2016 15:30 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Produsen otomotif asal India, Tata Motors yang terus memperluas jaringan penjualan di Regional Sulawesi menyatakan sikap optimismenya dalam persaingan merebut pelanggan khususnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Presiden Direktur Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta di Makassar, Selasa, mengatakan pada kuartal kedua tahun fiskal 2016-2017 (Juli-September), TMDI memfokuskan konsentrasinya pada penjualan kendaraan kabin ganda bergerak 4X4 tata Xenon XT D-Cab 2.21 44.
"Seperti diketahui Sulawesi Khususnya Makassar memiliki serapan truk ringan dan kendaran kabin ganda yang cukup besar. Adapun produk kendaraan komersil yang siap dipasarkan TMDI meliputi Tata Ace EX2 700 cc diesel, Tata Super Ace 1400 cc diesel dan Xenon D-Cab 2.200 cc diesel," jelasnya.
Ia menjelaskan, PT Celebes Prima Sejahtera (CPS), main dealer resmi TATA Motors di Sulawesi. Pihaknya memilih CPS karena pengalamannya memasarkan kendaraan di Makassar dan kredibilitasnya yang telah teruji.
"Kami yakin CPS dapat memajukan merek dan pemasaran kendaraan di Sulawesi khususnya Makassar,"ujarnya.
Sementara untuk wilayah Sulawesi Selatan, pihaknya berencana menyasar sejumlah kota niaga yang ada di Kabupaten/kota diantaranya kota Parepare, Sidrap dan Pinrang. Khusus Kota Parepare bahkan rencananya akan membuat cabang di daerah itu pada bulan september.
Langkah tersebut kata dia, seiring dengan potensi pasar maupun geliat perekonomian di Sulawesi Selatan yang banyak menyerap kendaraan segmen niaga terkhusus dalam aktivitas bisnis sejumlah sektor strategis.
Selain itu, untuk sektor perkebunan, pertanian, dan perikanan serta hasil bumi, disiapkan Tata Ultra. Kendaraan ini sendiri merupakan jenis truk ringan yang akan diluncurkan pada saat GIIAS , Agustus 2016.
"Sementara untuk segmen smallpick up, kita mengandalkan diesel mini berjuluk si gajah kecil, Tata Ace EX2 700CC diesel yang cocok untuk angkutan perikanan," sebutnya.
Presiden Direktur Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta di Makassar, Selasa, mengatakan pada kuartal kedua tahun fiskal 2016-2017 (Juli-September), TMDI memfokuskan konsentrasinya pada penjualan kendaraan kabin ganda bergerak 4X4 tata Xenon XT D-Cab 2.21 44.
"Seperti diketahui Sulawesi Khususnya Makassar memiliki serapan truk ringan dan kendaran kabin ganda yang cukup besar. Adapun produk kendaraan komersil yang siap dipasarkan TMDI meliputi Tata Ace EX2 700 cc diesel, Tata Super Ace 1400 cc diesel dan Xenon D-Cab 2.200 cc diesel," jelasnya.
Ia menjelaskan, PT Celebes Prima Sejahtera (CPS), main dealer resmi TATA Motors di Sulawesi. Pihaknya memilih CPS karena pengalamannya memasarkan kendaraan di Makassar dan kredibilitasnya yang telah teruji.
"Kami yakin CPS dapat memajukan merek dan pemasaran kendaraan di Sulawesi khususnya Makassar,"ujarnya.
Sementara untuk wilayah Sulawesi Selatan, pihaknya berencana menyasar sejumlah kota niaga yang ada di Kabupaten/kota diantaranya kota Parepare, Sidrap dan Pinrang. Khusus Kota Parepare bahkan rencananya akan membuat cabang di daerah itu pada bulan september.
Langkah tersebut kata dia, seiring dengan potensi pasar maupun geliat perekonomian di Sulawesi Selatan yang banyak menyerap kendaraan segmen niaga terkhusus dalam aktivitas bisnis sejumlah sektor strategis.
Selain itu, untuk sektor perkebunan, pertanian, dan perikanan serta hasil bumi, disiapkan Tata Ultra. Kendaraan ini sendiri merupakan jenis truk ringan yang akan diluncurkan pada saat GIIAS , Agustus 2016.
"Sementara untuk segmen smallpick up, kita mengandalkan diesel mini berjuluk si gajah kecil, Tata Ace EX2 700CC diesel yang cocok untuk angkutan perikanan," sebutnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar segera tata ulang Lapangan Karebosi jadi ikon olahraga modern
19 December 2025 23:30 WIB
Pemkot gelar pelatihan 3000 pengurus tegaskan standar tata kelola masjid Makassar
06 November 2025 12:03 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB