CTM sasar wisatawan Asia Tenggara-Timur Tengah
Rabu, 7 September 2016 15:21 WIB
Ketua ASITA Sulawesi Selatan Didi Leonardo Manaba (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) Sulawesi Selatan menyasar wisatawan Asia Tenggara dan Timur Tengah pada pelaksanaan Celebes Travel Mart (CTM) III di Makassar, Sulsel, 21-24 September 2016.
Ketua Asita Sulsel, Didi L Manaba di Makassar, Rabu, mengatakan negara-negara itu memang sejauh ini memberikan respon yang begitu positif terhadap destinasi yang ada dan ditawarkan di Sulawesi Selatan.
"Kita melihat potensi dari wilayah itu memang begitu tinggi. Kami ingin terus mendorong agar tingkat kunjungan wisatawan bisa semakin maksimal ke depan," ujarnya.
Untuk Asia Tenggara khususnya Malaysia memang memberikan respon tinggi karena menilai punya hubungan atau kedekatan sejarah dengan Sulsel.
Sementara untuk wisatawan Timur Tengah sebagai respon atas program Disbudpar Sulsel dan Makassar yang ingin mengembangkan wisata halal atau religi di "Kota Daeng".
Selain wistawana luar negeri, CTM yang dilaksanakan ketiga kalinya ini juga tetap mengincar para wisatawan nusantara untuk bisa berkunjung ke Sulsel. Keputusan untuk memberikan prioritas kepada wisatawan domestik tentunya sebagai upaya agar masyarakat Indonesia tidak perlu keluar negeri jika ingin berwisata.
"Jadi kami tetap fokus untuk wisatawan domestik. Kami berharap pelaksanaan CTM ini semakin mendorong dan meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke Sulsel,"ujarnya.
Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel Devo Khaddafi, mengakui jika pelaksanaan CTM sebelumnya fokus untuk mengangkat tema wisata maritim, tidak demikian dengan pelaksanaan tahun ini yang mengusung tema Explore the Wonderful Highland of South Sulawesi.
Dengan konsep ini maka pihaknya akan mengalihkan fokus memperkenalkan dan mengeksplorasi pesona keindahan dataran tinggi di provinsi tersebut.
"Jadi kami tahun ini menyiapkan sesuatu yang lebih berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Kita berharap destinasi baru itu bisa semakin memberikan pilihan bagi wisatawan," sebutnya.
Ketua Asita Sulsel, Didi L Manaba di Makassar, Rabu, mengatakan negara-negara itu memang sejauh ini memberikan respon yang begitu positif terhadap destinasi yang ada dan ditawarkan di Sulawesi Selatan.
"Kita melihat potensi dari wilayah itu memang begitu tinggi. Kami ingin terus mendorong agar tingkat kunjungan wisatawan bisa semakin maksimal ke depan," ujarnya.
Untuk Asia Tenggara khususnya Malaysia memang memberikan respon tinggi karena menilai punya hubungan atau kedekatan sejarah dengan Sulsel.
Sementara untuk wisatawan Timur Tengah sebagai respon atas program Disbudpar Sulsel dan Makassar yang ingin mengembangkan wisata halal atau religi di "Kota Daeng".
Selain wistawana luar negeri, CTM yang dilaksanakan ketiga kalinya ini juga tetap mengincar para wisatawan nusantara untuk bisa berkunjung ke Sulsel. Keputusan untuk memberikan prioritas kepada wisatawan domestik tentunya sebagai upaya agar masyarakat Indonesia tidak perlu keluar negeri jika ingin berwisata.
"Jadi kami tetap fokus untuk wisatawan domestik. Kami berharap pelaksanaan CTM ini semakin mendorong dan meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke Sulsel,"ujarnya.
Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel Devo Khaddafi, mengakui jika pelaksanaan CTM sebelumnya fokus untuk mengangkat tema wisata maritim, tidak demikian dengan pelaksanaan tahun ini yang mengusung tema Explore the Wonderful Highland of South Sulawesi.
Dengan konsep ini maka pihaknya akan mengalihkan fokus memperkenalkan dan mengeksplorasi pesona keindahan dataran tinggi di provinsi tersebut.
"Jadi kami tahun ini menyiapkan sesuatu yang lebih berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Kita berharap destinasi baru itu bisa semakin memberikan pilihan bagi wisatawan," sebutnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kanwil Kemenag Sulsel imbau PPIU taati harga standar referensi umrah
07 November 2024 14:36 WIB, 2024
Belasan negara buka peluang kerja sama perjalanan wisata di Makassar
04 September 2024 19:38 WIB, 2024
Info Haji 2024 - Kemenag Sulsel ancam cabut izin travel berangkatkan CJH ilegal
03 June 2024 23:04 WIB, 2024
Kemenag Sulsel masih menelusuri travel yang membawa 37 WNI ke Arab Saudi
02 June 2024 22:54 WIB, 2024
Pameran UMKM dan travel umrah mewarnai milad Masjid Al Markas Makassar
12 January 2024 0:10 WIB, 2024
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB