Mamuju (Antara Sulbar) - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, menjamin hewan kurban yang ada di daerah itu bebas dari penyakit menular, termasuk antraks.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Mamuju Mulyadi di Mamuju, Rabu, menyatakan telah membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di setiap kecamatan di daerah itu.
"Saat ini, tim kami masih berada di lapangan untuk memantau kondisi kesehatan hewan kurban. Tapi secara umum, kami menjamin ternak yang akan dijadikan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini, bebas dari berbagai penyakit menular," katanya.
Selaian membentuk tim yang melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan kurban, kata Mulyadi, secara rutin setiap bulan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Mamuju melakukan pengecekan terhadap kondisi ternak di daerah itu.
Ia menyatakan hewan kurban di Kabupaten Mamuju berasal dari peternak lokal.
"Jadi, kami menjamin kesehatan hewan kurban tersebut karena selain melakukan pemeriksaan melalui tim yang dibentuk setiap menjelang Idul Adha, juga hewan kurban tersebut 100 persen dari peternak lokal yang setiap bulan kami pantau kondisinya. Bahkan, peternak Kabupaten Mamuju juga mengirim hewan kurban hingga ke Pulau Kalimantan dan beberapa kabupaten lainnya di Sulbar," katanya.
Tahun ini, katanya, sekitar 350 ekor sapi kurban yang dipotong pada pelaksanaan Idul Adha di seluruh wilayah Kabupatien Mamuju.
"Kalau kambing, kami belum bisa pastikan berapa banyak, tetapi jika melihat pengalaman beberapa tahun terakhir, biasanya jumlah sapi lebih banyak dari kambing. Jadi, kami belum bisa memberikan data jumlah pastinya, sebab saat ini tim masih melakukan pendataan dan pemeriksaan di lapangan," kata Mulyadi.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya panitia, agar pembagian daging kurban tidak menggunakan kantong plastik berwarna hitam.
"Kami sudah mengimbau kepada seluruh panitia agar tidak menggunakan kantong plastik berwarna hitam saat pembagian daging kurban kepada masyarakat. Tim yang kami bentuk, juga akan tetap mengawasi dan memantau proses pemotongan hewan kurban tersebut agar benar-benar terjamin, baik kualitasnya maupun proses penyembelihan," kata Mulyadi.
Dinas Peternakan Mamuju Jamin Kesehatan Hewan Kurban
Kamis, 31 Agustus 2017 6:05 WIB
Pewarta : Amirullah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN Sulselrabar sembelih 80 ekor hewan kurban disalurkan untuk warga prasejahtera
08 June 2025 14:51 WIB
Wali Kota Makassar: Esensi Idul Kurban adalah keikhlasan dan ketulusan berkorban
06 June 2025 15:08 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
DPR setujui 10 nama jadi anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
10 February 2026 12:59 WIB