Index Indonesia rilis survei terbaru Pilkada Sulsel

id Pilkada sulsel,Lembaga survei,Index indonesia

Direktur INDex Indonesia Agung Prihatna merilis hasil survei Pemilihan Gubernur Sulsel pekan terakhir menjelang pencoblosan 27 Juni 2018 di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (22/6). ANTARA FOTO/Darwin Fatir/ama/18.

"Berdasarkan data terbaru untuk survei popularitas dan elektabilitas pada masing masing kandidat, pasangan nomot urut satu Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar atau NH_Aziz memperoleh 32,2 persen tertinggi dari tiga pasangan calon lainnya," sebut Direk
Makassar (Antaranews Sulsel) - Lembaga survei INDex Indonesia kembali merilis hasil survei terbaru di pekan terakhir Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Selatan 27 Juni 2018.

"Berdasarkan data terbaru untuk survei popularitas dan elektabilitas pada masing masing kandidat, pasangan nomot urut satu Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar atau NH_Aziz memperoleh 32,2 persen tertinggi dari tiga pasangan calon lainnya," sebut Direktur INDex Indonesia Agung Prihatna saat rilis hasil survei di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat.

Sementara pasangan Nurdin Abdulla-Sudirman Sulaiman (NA-ASS) berada di posisi kedua yakni 26,5 persen, disusul pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) 23,1 persen dan pasangan Agus Arifin Nu`mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) 5,9 persen. Serta tidak jawab atau rahasia 12,4 persen.

Survei kali ketiga ini dilaksanakan 11-18 Juni 2018 melalui proses wawancara tatap muka dan kuisioner dengan jumlah responden 1.500 orang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Untuk "margin of error" sebesar 2,6 persen mengingat jumlah responden tidak begitu besar dibanding sebelumnya. Menggunakan metode "multistage random sampling" dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Data kami sajikan ini akurat, karena ditampilkan menjelang pencoblosan. Kami sebelumnya juga melakukan survei pada Februari dengan 7.600 responden dan Mei sebanyak 11.200 responden, kendati hasilnya tidak jauh berubah," ucapnya.

Selain itu, selama masa survei tersebut, ada tren kenaikan dan penurunan masing-masing pasangan calon, mengingat masyarakat belum sepenuhnya terbuka dalam menentukan pilihan.

Masih tersisanya pemilih mengambang atau belum menentukan pilihan sebesar 12,4 persen, tentu menjadi perebutan pasangan calon, kalapun ada pasangan calon mampu meraih seluruh pemilih mengambang tersebut maka posisi NH-Aziz tentu akan bergeser, namun pengalaman jarang terjadi hal demikian.

Baca juga: JSI rilis survei terbaru Pilkada Sulsel

Sementara dari segi popularitas untuk masing-masing pasangan calon, lanjut dia, tercatat mengalami tren kenaikan yang positif. pasangan NH-Aziz memperoleh 77,3 persen, pasangan IYL-Cakka 72,5 persen, disusul pasangan NA-ASS 65,9 persen dan Agus-TBL 57,2 persen

Selain itu, hasil survei Pilkada Sulsel pada Mei lalu, lanjutnya pasangan NH-Aziz mesih berada diangka 30,1 persen, disusul pasangan NA-ASS diangka 23,4 persen, dan pasangan IYL-Cakka memperoleh 18,9, serta pasangan Agus-TBL sebesar 5,1 persen.

Mengenai dengan hasil survei dari lembaga lain yang cukup berbeda dengan hasil survei INDex Indonseia, kata dia tidak ingin mencampuri hasil riset lembaga lain, sebab mereka punya metode masing-masing saat melaksanakan survei, sementara lembaga juga punya cara tersendiri melalui wawancara terhadap responden.

"Kami berusaha semaksimal mungkin, tentu dengan hasil riset terbaru ini kami menyakini valid meski lembaga lain juga melansir surveinya berbeda. Tentu hasil ini menjadi resiko kami, namun kami tetap yakin dan percaya hasilnya tidak jauh dari pelaksanaan Pilkada nanti," tambahnya.

Baca juga: IPI rilis survei Pilkada Gubernur Sulsel
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar