
Dinsos ajak masyarakat bijak sikapi info adopsi

Soal isu (adopsi anak, red) merupakan hal yang tidak mudah. Makanya kami mohon bantuan dari teman-teman media untuk meluruskan ke masyarakat
Makassar (Antaranews Sulsel) - Dinas Sosial Pemeritah Provinsi Sulawesi Selatan mengajak masyarakat setempat bijaksana menyikapi informasi simpang siur tentang adopsi anak-anak korban bencana alam di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
"Kami berharap bantuan media untuk memberikan informasi tepat dan jelas. Sekarang ini banyak berita yang simpang siur terkait soal adopsi anak korban gempa dan tsunami," kata Kepala Dinas Sosial Pemprov Sulawesi Selatan Ilham A Gazaling di Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat.
Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan kabar tidak benar yang belakangan berkembang, seperti terkait dengan adopsi anak-anak yang menjadi korban bencana alam tersebut.
Ia menjelaskan pemerintah daerah setempat sudah menyiapkan tempat untuk menampung para pengungsi dari Sulawesi Tengah.
Selain itu, katanya, masalah adopsi bukan hal yang mudah karena membutuhkan proses panjang.
Ia menjelaskan jika memang ada anak yang sudah kehilangan keluarga atau menjadi korban gempa dan tsunami, untuk kemudian akan diadopsi, hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak singkat.
"Soal isu (adopsi anak, red) merupakan hal yang tidak mudah. Makanya kami mohon bantuan dari teman-teman media untuk meluruskan ke masyarakat," ujarnya.
Belakangan ini memang muncul pesan berantai yang menyebut sekitar 100 anak korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala yang mengungsi di TK Akar Panrita Mamminasata Kota Makassar siap diadopsi.
Akibat informasi itu, ratusan warga dari Makassar dan beberapa daerah di Sulsel, berdatangan ke sekolah di Jalan Raya Baruga, Kelurahan Antang, Makassar tersebut.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
