Logo Header Antaranews Makassar

PAD Kota Parepare Belum Capai Target

Selasa, 17 November 2009 12:04 WIB
Image Print

Parepare, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan hingga Oktober 2009 belum mencapai target.

Hal ini terungkap dalam Rapat Monitoring Evaluasi PAD Triwulan IV Oktober 2009 yang diadakan Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) kota Parepare, Selasa.

Rapat Evaluasi di ruang data Sekretariat Daerah kota (Setdako) Parepare dibuka Wakil Walikota Parepare H.Sjamsu Alam dan dihadiri oleh Pelkasana tugas (Plt) Sekda Kota Parepare H.Muhammad Hatta,B,MM serta Kepala DPKD H.Yodi Haya,SE,MM dan beberapa perwakilan instansi pengelola PAD.

Dalam Sambutannya, H.Sjamsu Alam mengimbau seluruh instansi pengelola PAD untuk secepatnya merampungkan pemasukan PAD di unit kerjanya sebagaimana yang telah ditentukan dengan mendesak para wajib pajak dan wajib retribusi segera melunasi kewajibannya.

Menurut Sjamsu Alam, desakan ini wajar dilakukan kepada masyarakat karena pajak dan retribusi yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan di Kota Parepare.

Sementara itu, Kepala DPKD Kota Parepare, H.Yodi Haya dalam paparannya menyebutkan bahwa dari Rp33 miliar lebih PAD Kota Parepare yang ditargetkan diperoleh pada tahun 2009, yang terealisasi sampai dengan Oktober 2009 baru sebesar Rp24 juta lebih atau baru berkisar 75,43 pesren.

Realisasi PAD diperoleh dari pajak daerah sebesar Rp3,67 miliar (83,20 persen), retribusi daerah Rp13 miliar (61,85 persen), dan bagi laba usaha daerah Rp1,60 miliar (97,19 persen) serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp6,7 miliar (112,14 persen).

Lebih lanjut Yodi mengungkapkan bahwa dari 14 instansi pengelola PAD, sampai dengan Oktober 2009 baru empat instansi yang telah mencapai target yaitu DPKD (100,25 persen), Dinas Perindagkoptam, Koperasi dan Pertambangan (94,71 persen), Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan (90,06 persen), serta Dinas Tata Kota dan Wasbang (86,71 persen).

Dalam Rapat evalusi yang berlangsung sekitar dua jam lebih tersebut, Yodi minta komitmen instansi pengelola PAD yang belum capai target untuk mencapai target sampai dengan 31 Desember 2009.

Kesepuluh instansi yang dimaksud yaitu Dinas PU (77,19 persen), Dinas Kebersihan, Pertamanan & Keindahan (73,53 persen), Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (63,31 persen), BPK RSU Andi Makkasau (59,61 persen), Dinas Pendidikan (58,38 persen), Dinas Pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan (45,42 persen), Dinas Olah raga,Pemuda dan Pariwisata (40,50 persen), Dinas Kesehatan (26,73 persen), PDAM (13,33 persen), Badan Lingkungan Hidup daerah (0,00 persen).

(T.PSO-098/S016)