Inflasi di Mamuju 1,80 persen

id inflasi,mamuju,bps sulbar,suntono

Inflasi (Antara News)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen 82 kota di?Indonesia pada bulan Desember 2018, menunjukkan inflasi di Kota Mamuju 1,80 persen.

"Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen 82 kota di Indonesia pada bulan Desember 2018, bahwa 80 kota mengalami inflasi dan dua kota mengalami deflasi," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulbar, Suntono di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan, inflasi tertinggi terjadi di Kupang 2,09 persen dengan IHK 135,96 dan terendah di Banda Aceh yaitu 0,02 persen, Mamuju Menempati urutan ke-56 dari 80 kota?yang mengalami Inflasi.

Selama tahun 2018, di Mamuju terjadi inflasi sebesar 1,80 persen.

Dari tujuh kelompok?pengeluaran seluruhnya mengalami inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 4,17 persen dengan andil inflasi 0,24 persen dan inflasi terendah?pada kelompok kesehatan sebesar 0,88 persen dengan andil 0,03 persen.

?Komoditi yang dominan dalam andil inflasi selama tahun 2018 adalah beras dengan andil?0,36 persen, akademi/Perguruan Tinggi 0,23 persen; tarif pulsa ponsel 0,23 persen, rokok kretek?filter 0,18 persen, angkutan udara 0,12 persen, besi beton 0,10 persen, ayam hidup 0,09 persen,?sedangkan komoditas yang dominan dalam andil deflasi selama tahun 2018 yakni layang 0,20 persen; cakalang 0,17 persen, bandeng 0,06 persen.

Inflasi tahun 2018 adalah inflasi terendah yang pernah dicapai Mamuju sejak pertama kali?dilaksanakannya penghitungan inflasi pada tahun 2007.?

Pada tahun 2018, andil inflasi terbesar ada pada kelompok pengeluaran Perumahan, air, listrik, gas, dan tembakau yakni sebesar 0,48 persen.

Sepanjang tahun 2018, terjadi delapan kali inflasi bulanan dan empat kali deflasi. Deflasi?terjadi pada bulan Maret, Agustus, September dan November 2018.

?Inflasi tertinggi terjadi di?bulan Juni sebesar 0,87 persen dan terendah terjadi di bulan Oktober sebesar 0,02 persen.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar