Iran dan China melaju ke perempat final Piala AFC

id sepakbola,piala asia 2019,piala afc,timnas iran,uni emirat arab

Pemain timnas sepakbola Iran Vahid Amiri merayakan kemenangan atas Oman di babak 16 besar Piala AFC di Stadion Mohammed bin Zayed, Abu Dhabi, UEA, Minggu (20/1). (REUTERS/Suhaib Salem)

Abu Dhabi (Antaranews Sulsel) - Tim nasional sepak bola Iran dan China lolos ke babak perempat final Piala Asia 2019 setelah mengalahkan lawannya di pertandingan babak 16 besar.

Juara tiga kali Piala AFC Iran mengalahkan Oman di 2-0 di Stadion Mohammed bin Zayed, Abu Dhabi, UEA, Minggu (20/1).

Kiper Iran Alireza Beiranvand menyelamatkan gawangnya dari tendangan penalti di menit pembuka babak pertama.

Gol pemain sayap Alireza Jahanbakhsh dan tendangan penalti sang kapten Askhan Dejagah membawa skuat asuhan Carloz Queiroz itu menguasai paruh pertama pertandingan.

Mereka tidak bisa menambah gol di babak kedua namun tidak akan segan-segan kembali menampilkan yang terbaik ke stadion yang sama pada Kamis nanti untuk meladeni skuat China yang menang 2-1 atas Thailand.

Oman, yang pertama kali mencapai babak gugur Piala AFC itu di depan 32.000 penonton, akan dihantui kegagalannya mengonversi penalti di menit awal pertandingan.

Striker Muhsen Al-Ghassani, pemain terbaik Oman, dijegal oleh bek tengah Iran Majid Hosseini di dalam kotak penalti.

Namun, Beiravand berhasil menghalau bola tendangan kapten Oman yang mengarah ke sisi kanan bawah gawang Iran.

Kemudian, kualitas lini serang Iran selalu merepotkan Oman dan tendangan Sardar Azmoun di menit ke-4 merupakan salah satu dari sekian tembakan ke gawang Oman.

Jahabakhsh juga merepotkan pertahanan Oman di sayap kanan tapi justru ketika dia berada sedikit ke tengah lah dia membuka gol untuk Iran di menit ke-32 memanfaaatkan kesalahan lini belakang Oman.

Dejagah menggandakan keunggulan Iran lima menit sebelum turun minum lewat tendangan penalti setelah Mehdi Taremi dilanggar di dalam kotak.

Pelatih Oman Pim Verbeek kemudian mengganti formasi menjadi 4-2-2 di babak kedua untuk mengejar ketertinggalan tapi justru membuka lebih banyak ruang di belakang namun Iran tidak berhasil menambah keunggulannya.

Taremi dan Azmoun mungkin bersaing memperebutkan titel pernyerang terburuk namun lini belakang Iran memastikan tim berjuluk Team Melli itu tetap berada di jalur yang tepat setelah puasa gelar selama 43 tahun.


China singkirkan Thailand

Pada pertandingan lainnya Timnas sepakbola China melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan Thailand 2-1 pada babak 16 besar Piala AFC di Stadion Hazza bin Zayed, Al Ain, UEA.

Thailand membuka keunggulan lewat gol Supachai Jaided lewat tendangan kaki kanannya memanfaatkan assist dari Thitipan Puangchan lewat tendangan sudut pada menit 31, demikian laman resmi AFC pada Minggu.
Pemain China Gao Lin dan rekan satu tim merayakan gol kedua China yang diciptakan lewat tendangan penalti di pertandingan babak 16 besar Piala AFC melawan Thailand di Stadion Hazza Bin Zayed, Al Ain, UEA, Minggu. (REUTERS/Satish Kumar Subramani)
Lima menit setelah itu, Jaided memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan Thailand namun tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih melenceng ke sisi kiri gawang.

Di awal babak kedua, Wu Lei, yang mendapatkan assist dari Gao Lin, belum mampu menjebol gawang Thailand ketika bola yang dia tendang dari dalam kotak melenceng ke kanan gawang.

Menjelang turun minum, pemain China, Liu Yang mengancam gawang Thailand namun tendangannya dari luar kotak penalti mengirim bola jauh di atas gawang.

Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Thailand hingga turun minum.

Baru pada menit ke 67, China, lewat Xiao Zhi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan jarak dekatnya.

Tak lama berselang, Chalermpong Kerdkaew membuat pelanggaran di dalam kotak penalti. Gao Lin tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan mengonversi hadiah penalti dari wasit untuk membalikkan kedudukan 2-1.

Tim asuhan pelatih Marcello Lippi itu berhasil mempertahankan keunggulannya hingga peluit panjang untuk meraih satu tiket ke perempat final Piala AFC.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar