
Perampok dengan Senjata Api Kembali Beraksi

Gowa, Sulsel (ANTARA News) - Perampokan menggunakan senjata api (senpi) kembali terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu, setelah kasus yang sama terjadi Jumat (12/2).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, di Gowa, Minggu, perampokan bersenjata itu terjadi di sebuah gudang pengasapan ikan di Desa Bontomanai, Kelurahan Barombong, Kabupaten Gowa.
Syamsuddin Daeng Beta salah satu penjaga gudang pengasapan ikan itu mengaku, sebelum perampokan terjadi dirinya menerima seorang tamu tidak dikenal.
Syamsuddin yang tidak menyangka jika dirinya akan dipukul dengan menggunakan senjata itu membuka pintu pagar.
Setelah ia membuka pagar pelaku langsung memukul bagian belakang kepalanya dan disekap. Tangannya diikat, mata dan mulutnya pun ditutup menggunakan lakban.
"Saya tidak tahu pak kalau orang itu mau merampok. Saat saya membuka pintu pagar dia langsung memukul bagian belakang saya dan terjatuh," katanya.
Ia mengaku bahwa usai diikat dirinya kemudian dimasukkan ke dalam sebuah mobil. Sementara, kawanan perampok itu mengacak-acak isi gudang.
Dalam keterangannya di kepolisian, ia mengaku sempat ditodong dengan menggunakan senjata api. Beberapa orang lainnya juga terlihat memegang senjata tajam jenis parang.
"Jumlah perampok itu sekitar tujuh orang dan rata-rata membawa senjata tajam seperti parang dan satu di antaranya membawa pistol," ungkapnya.
Kepala Kepolisian Sektor Barombong, AKP Andi Rahmat yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Dia mengatakan, sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
Menurutnya, korban dalam keadaan tersekap, pelaku juga sempat membawanya dengan menggunakan mobil sebelum membuangnya di areal persawahan yang merupakan wilayah perbatasan antara Barombong dan Makassar.
"Sayangnya, korban tidak mengetahui jenis mobil apa dan nomor pelat yang digunakan karena sudah dalam keadaan tersekap," katanya.
Saat ditanya tentang jaringan perampokan yang terjadi di Bank BNI beberapa waktu lalu, Andi Rahmat mengaku belum bisa memastikan. Namun, menurutnya, modus yang dilakukan oleh perampok itu sama dengan yang terjadi di Bank BNI.
"Modusnya sama, mereka juga berkelompok dan menggunakan senjata api," jelasnya.
(T.PK-MH/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
