Logo Header Antaranews Makassar

PDAM Makassar Segera Terapkan Penagihan Data Elektronik

Senin, 19 April 2010 13:34 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar segera menerapkan sistem penagihan dengan menggunakan data elektronik electronic data colector untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

"Dengan sistem baru yang rencananya mulai diterapkan Mei 2010 akan menjadi salah satu upaya memperbaiki pelayanan kepada pelanggan," kata Direktur PDAM Makassar Tajuddin Noer di Makassar, Senin.

Dia mengatakan, penggunaan kartu elektronik itu sebelum diterapkan akan disosialisasikan terlebih dahulu. Sedang sistem baru tersebut rencananya diberlakukan bagi 146 ribu pelanggan PDAM yang ada di Kota Makassar dan sekitarnya.

Dengan sistem penagihan yang menggunakan data elektronik itu, lanjutnya, pelanggan saat melakukan pembayaran hanya menyebut nomor rekeningnya saja, kemudian petugas langsung mengecek secara online.

"Dengan satu kali gesekan kartu, bukti pembayaran keluar dengan sendirinya," katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, penerapan sistem pembayaran elektronik ini telah berlakukan di PDAM Palembang dan hasil tagihan ke pelanggan terbayar 95 persen.

Sedang pengadaan kartu pembayaran sistem data elektronik tersebut, PDAM Makassar bekerja sama dengan PT Multimedia yang juga menangani program tagihan elektronik di PDAM Palembang.

Menyinggung rencana kenaikan tarif layanan air bersih PDAM Makassar dari Rp2.750 per kubik menjadi Rp3.000 per kubik, Tajuddin mengatakan, pihaknya akan fokus memperbaiki sistem pelayanan kepada pelanggan sebelum kenaikan tarif diumumkan, dan penggunaan kartu tagihan elektronik diberlakukan.

"Setelah kinerja dan pelayanan kepada pelanggan baik, barulah dipikirkan untuk menetapkan tarif baru," ujarnya. (T.S036/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026