
Potensi Budi Daya Air Tawar 23.950 Ha

Mamuju (ANTARA News) - Potensi lahan perikanan untuk budi daya ikan air tawar di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencapai sekitar 23.950 hektare.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar, Haruna Hamal, di Mamuju, Sabtu, mengatakan, potensi perikanan budi daya air tawar di Sulbar terdapat di lima Kabupaten yakni Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Utara dan Kabupaten Polman.
Ia mengatakan, potensi budi daya ikan air tawar terbesar terdapat di Kabupaten Mamasa dengan luas lahan budi daya sekitar 11.179 hektare.
Menurut dia, dari potensi budi daya air tawar di Kabupaten Mamasa tersebut, sekitar 3.639 hektare telah dimanfaatkan untuk budi daya ikan air sawah (mina padi), sedangkan sekitar 129 hektare lainnya digunakan untuk budi daya ikan kolam.
"Di Mamasa dikembangkan budi daya ikan Mas dan ikan Nila yang memiliki peluang ekspor cukup besar, dengan tingkat produksi sekitar 600.000 sampai 800000 ekor,"katanya.
Oleh karena itu kata dia, pengembangan budi daya ikan air tawar di wilayah tersebut memiliki peluang investasi ekonomi yang bagus dan menjanjikan
Sehingga ia berharap potensi air tawar yang masih dikelola secara tradisional masyarakat dapat dikelola dengan teknologi budi daya, sehingga diharapkan investor ada yang berminat karena potensi budi daya air tawar tersebut berpeluang eksporm, katanya. (T.KR-MFH/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
