
Ekonomi Sulbar Tumbuh 10,42 Persen

Mamuju (ANTARA News) - Ekonomi Provinsi Sulawesi Barat mengalami pertumbuhan sekitar 10,42 persen pada triwulan pertama tahun 2010 dihitung berdasarkan kenaikan produk domestik regional bruto (PDRB).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar, Nursam Salam SE di Mamuju, Senin, mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sulbar mengalami peningkatan karena dipicu oleh pertumbuhan sejumlah sektor ekonomi.
Ia mengatakan, ketiga sektor ekonomi yang mengalami kenaikan tertinggi di antaranya sektor pertanian yang tumbuh sekitar 24,11 persen, menyusul sektor listrik gas dan air bersih sekitar 16,97 persen.
Selain itu sektor perdagangan hotel dan restauran tumbuh sekitar 20,14 persen dan sektor angkutan dan komunikasi sekitar 17,55 persen.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi tertinggi yakni pada sektor pertanian dipicu oleh meningkatnya produksi tanaman padi palawija pada triwulan I tahun 2010.
Ia mengatakan, produksi tanaman padi di Sulbar 39,288 ton pada triwulan IV pada tahun 2009 menjadi sekitar 92,230 ton pada triwulan I tahun 2010 atau meningkat sekitar 52,942 ton.
"Selain itu meningkatnya produksi pada hasil perkebunan petani seperti kakao dan sawit yang ada di Sulbar," katanya.
Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang bernilai negatif di Sulbar hanya terjadi pada sektor ekonomi konstruksi yang tumbuh dengan nilai negatif sekitar 28,16 persen.
(T.KR-MFH/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
