
Pemprov Sulsel-Muhammadiyah perkuat sinergi

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Muhammadiyah terus memperkuat sinergi yang telah berhasil dalam berbagai aspek, terutama dalam kegiatan keagamaan .
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pemerintah dan Muhammadiyah terus bersinergi dan berkolaborasi untuk meredam radikalisme guna mengembalikan kemurnian Islam karena budaya-budaya asing yang tidak terfilter.
"Budaya asing masuk melalui teknologi dewasa ini dan kita tidak mampu memfilter teknologi tersebut. Tentu untuk memfilter dan membentengi diri dari budaya asing tersebut adalah dengan Agama melalui Al-Quran dan ajaran sunnah seperti program yang sudah dilakukan pemprov, yakni setiap Jumat, selama 30 menit membaca (literasi) Al-Quran di lingkungan sekolah mengah atas," papar Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Minggu.
Andi Sudirman berharap agar organisasi Muhammadiyah terus konsisten dalam jalur perjuangan organisasinya, yang berfokus pada peningkatan ilmu pengetahuan. Sehingga, mampu mencetak generasi yang berakhlakul kharimah dan hal ini sesuai dengan salah satu visi misi Pemprov, yaitu terwujud dan terbinanya masyarakat madani.
"Ke depan Muhammadiyah harus lebih besar dan pemerintah siap bersinergi demi kemajuan umat, demi kemajuan Indonesia, khususnya Sulsel," harapnya.
Wagub juga menyempatkan diri menghadiri Acara Akbar 107 Tahun Muhammadiyah Tingkat Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) di Lapangan Merdeka Sengkang, Kabupaten Wajo, Sabtu.
Kurang lebih 6.000 kader Muhammadiyah tampak memenuhi lapangan yang tepat berada di depan Masjid Agung Ummul Qura’an Sengkang.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
