
TINGKAT PARTISIPASI KB SULSEL RENDAH

Makassar, 3/11 (ANTARA) - Sulawesi Selatan termasuk 23 daerah yang memiliki tingkat partisipasi program Keluarga Berencana (KB) terendah secara nasional, diakibatkan oleh tingginya angka kelahiran yang terjadi di sulsel saat ini. "Fertilitas atau angka kelahiran Sulsel berada pada urutan ke-23, sementara angka keikutsertaan KB-nya rendah," kata Deputi Bidang KB-KR Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Muhammad Basir Palu di Makassar, Senin.
Dia mengungkapkan, tingginya angka kelahiran yang terjadi di Indonesia, utamanya sulsel, dipicu oleh masih rendahnya pemahaman masyarakat untuk mendukung pencegahan angka kelahiran.
Keinginan ibu yang kemungkinan melahirkan atau pasangan usia subur masih 2,6 anak itu dinilai tinggi, harapan kami bisa ditekan dalam jangka pembangunan menengah dapat mencapai 2,1 anak, ujarnya.
Menurut Basir, pelaksanaan program Keluarga Berencana oleh sebagian masyarakat di Sulsel masih banyak yang menilai bertolak belakang dengan pandangan agama.
Untuk itu, pelaksanaan kampanye kesehatan reproduksi dan program keluarga berencana dalam waktu dekat ini, BKKBN menjalin kemitraan dengan Departemen Agama.
Kemitraan itu, lanjutnya, dilakukan untuk lebih mensosialisasikan progrm KB melalui pendekatan agama di tingkat pusat maupun regional.
"Pendekatan dengan keagamaan jauh lebih efektif, sebab negara kita adalah negara beragama, ujarnya
Sejauh ini, dukungan organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, PGI, perhimpunan penganut agama hindu, budha hingga konghucu telah menyatakan kesiapannya untuk mendukung program tersebut
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Departemen Agama, Nasaruddin Umar menyatakan siap mendukung pola kemitraan yang dijalin BKKBN.
"Pihaknya siap memfasilitasi BKKBN untuk membangun koordinasi dengan tokoh agama yang terdapat di Sulsel," ucapnya.
Apalagi, lanjutnya, pertemuan yang telah digagas BKKBN dan Departemen Agama telah membagi empat bagian wilayah secara nasional, dan Sulsel termasuk
dalam wilayah regional 4 yang meliputi daerah sulawesi hingga papua barat. ***8***
(T.PK-HK/B/F003/F003) 04-11-2008 00:25:59
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
