
Harga Ayam dan Daging di Makassar Naik

Makassar (ANTARA News) - Harga ayam potong dan daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Makassar, mulai naik Rp5 ribu - Rp10 ribu perkilogram dari harga sebelumnya.
"Kalau sebelumnya ayam potong masih dibeli Rp35 ribu per ekor untuk ukuran besar, sekarang sudah Rp45 ribu per ekor," kata salah seorang ibu rumah tangga Hj Hasniah di Pasar Terong, Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, semenjak rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) diberlakukan mulai 1 Juli 2010, semua kebutuhan rumah tangga mulai dari bumbu dapur hingga aneka jenis daging, harganya mulai merangkak naik.
Menurut ibu dari tiga orang anak ini, meskipun dia tidak mengetahui pasti, kenaikan harga kebutuhan rumah tangga itu berkaitan dengan harga TDL atau pun karena menjelang bulan suci Ramadhan, namun ia berharap agar pemerintah segera turun tangan.
"Jangan biarkan harga barang kebutuhan rumah tangga semakin melambung, karena yang sangat merasakan dampak itu adalah masyarakat kelas menengah ke bawah," katanya.
Sementara itu, ibu rumah tangga lainnya di Pasar Pannampu, Makassar Subaedah mengatakan, selain harga ayam potong yang mulai naik, harga daging sapi pun ikut naik.
"Kalau sebelumnya masih dibeli rata-rata Rp65 ribu per kilogram, kini sudah diatas Rp70 ribu per kg," ujarnya.
Hal tersebut dibenarkan penjual daging di Pasar Pannampu, Mustafa.
Dia mengatakan, pedagang daging eceran terpaksa menaikkan harga, karena harga daging yang diterima dari distributor juga naik.
Hal senada dikemukakan penjual ayam potong di Pasar Terong, Makassar H Sulkarnain.
"Stok ayam potong belakangan ini berkurang, sehingga distributor menaikkan harga dengan alasan peternak juga menaikkan harga," katanya.
Akibatnya, pedagang ayam potong eceran juga menyesuaikan harga agar tidak mengalami kerugian. Selain harga ayam potong dan daging yang mengalami kenaikan di pasar tradisional Makassar, harga cabai besar juga naik dari Rp15 ribu per kg menjadi Rp35 ribu per kg. Termasuk harga sayur-mayur yang rata-rata naik Rp500 - Rp2.500 dari harga sebelumnya.(T.S036/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
