Logo Header Antaranews Makassar

Hasil Tambang Sulsel Masih Potensial

Jumat, 23 Juli 2010 07:57 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Hasil pertambangan di Sulawesi Selatan (Sulsel) masih potensial berkembang untuk komoditas ekspor maupun permintaan dalam negeri.

Wakil Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sulawesi, Nadjamuddin Nawawi, di Makassar, Kamis, mengungkapkan, sektor pertambangan seperti biji besi, batubara, minyak, dan nikel masih memiliki potensi yang cukup besar.

Dia mengatakan, industri pertambangan diprediksi masih akan menempati posisi pertama sebagai sektor yang paling berkembang dan prospektif khususnya batubara.

"Walaupun kualitas batubara tidak sama dengan kualitas di daerah Kalimantan," ujar dia.

Potensi di sektor kelistrikan negara yang mewajibkan setiap pembangkit listrik harus mengganti bahan bakar minyak dengan batubara akan mendorong kenaikan harga batubara dalam negeri.

Hasil tambang lainnya seperti nikel dan minyak menjadi primadona pasar industri dan harga barang tambang ditentukan oleh kebutuhan pasar masih akan didominasi oleh tambang minyak dan nikel.

Selain itu, hasil tambang lainnya seperti besi dan emas juga masih cukup diminatsi pasar, apalagi harga emas yang cukup stabil saat ini.

"Khusus untuk besi, pertambangan di Sulsel untuk jenis ini akan mengalami tren peningkatan dengan adanya titik-titik potensial memiliki kandungan biji besi yang secara kualitas cukup baik," ujar dia

Bahkan, perkembangannya didukung dengan banyaknya lokasi yang prospek memiliki kandungan besi yang telah banyak dimanfaatkan oleh perusahaan maupun perorangan. (T.KR-HK/M012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026