Logo Header Antaranews Makassar

Mobil Pendukung Cabup Mamuju Dirusak

Senin, 2 Agustus 2010 15:45 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Mobil dan rumah pendukung pasangan calon bupati dan calon wakil bupati pejabat kini Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat Suhardi Duka MM-Bustamin Bausat dirusak orang tak dikenal di Desa Bunde Kecamatan Sampaga.

Aksi pengrusakan mobil dan rumah Rihwani yang juga pendukung cabup "incumbent" di pilkada Mamuju, terjadi Senin dini hari.

Sopir yang mengemudikan mobil Avanza tersebut, Supriadi, mengatakan, pengrusakan mobilnya terjadi ketika dia dan dua rekannya Basir dan Arsyad di hadang dua unit mobil tak dikenal ketika akan menuju Kota Mamuju dari Kecamatan Tommo sekitar 60 kilometer dari Mamuju.

"Kami dihadang dua unit mobil yang tidak dikenal di pertigaan antara Kecamatan Tommo dan Kecamatan Pangale. Mobil tersebut kemudian mengejar kami, karena kuat dugaan kami adalah pendukung cabup "incumbent", sementara mereka adalah pendukung kandidat lain di pilkada Mamuju,"katanya.

Sehingga kata dia, dirinya dan rekannya berusaha kabur dari kejaran dua mobil tersebut, dan antara kami dengan dua mobil yang menghadang kami sebelumnya terlibat aksi kejar kejaran di jalan trans Sulawesi.

Ia mengatakan, setelah kabur dari kejaran dua unit mobil tersebut, kemudian mobil yang dikendarainya kembali dihadang, satu unit mobil truk yang mengankut puluhan massa yang membawa sejumlah benda keras di Desa Tarailu Kecamatan Sampaga sekitar 50 kilometer dari kota Mamuju.

"Kami menerobos mobil tersebut yang coba memblokir jalan, lalu menuju ke rumah Rihwani, warga Desa Bunde Kecamatan Sampaga yang juga pendukung cabup incumbent, untuk mencari perlindungan,"katanya.

Supriadi mengatakan, dia dan rekannya tidak berani masuk kerumah Rihwani untuk mencari perlindungan karena massa yang ada di atas kendaraan truk ternyata mengejarnya hingga ke rumah Rihwani.

"Kami lari bersembunyi diantara pohon pisang, yang ada di sekitar rumah Rihwani, karena ternyata massa yang menghadang dengan truk ternyata mengejar hingga ke rumah Rihwani,"katanya.

"Mereka membawa parang dan benda keras serta merusak mobil kami hingga hancur. Ban mobil diparangi serta dipukuli dengan benda keras dan dilempari batu, rumah Rihwani pun rusak diamuk massa yang jumlahnya sekitar 50 orang,"katanya.

Ia mengatakan, setelah peristiwa pengrusakan itu ia kemudian melapor ke Polsek Kecamatan Sampaga, agar pelaku pengrusakan mobil yang dikendarainya serta perusak rumah Rahwani diproses secara hukum.

Sementara itu, Kapolsek Sampaga AKP Yahannos B mengakui pihaknya telah menerima laporan pengrusakan kendaraan pendukung cabup Mamuju oleh massa tak dikenal tersebut dan telah mengamankan mobil Avanza dengan nomor polisi DC 861 yang diduga dirusak massa sebagai barang bukti.

"Kami sementara menyelidiki dan mengusut kasus ini, serta mencari tahu motif pengrusakan kendaraan salah satu pendukung cabup Mamuju ini, nanti hasilnya kami akan publikasikan,"katanya. (T.KR-MFH/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026