Logo Header Antaranews Makassar

Data Syahbandar Berbeda dengan Data ABK

Kamis, 5 Agustus 2010 11:53 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Syahbandar Makassar yang mengeluarkan data resmi mengenai anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Trisal Pratama yang bertabrakan dengan KM Indi Matam berbeda dengan data ABK.

Kepala Syahbandar Makassar, Afrianus Tapangan di Makassar, Rabu, mengatakan, data yang diterimanya dari agen kapal PT Mariajasa Pratama jumlah anak buah kapal (ABK) sebanyak 18 orang.

"Saya terima data sebanyak 18 orang, sebelas diantaranya sudah diselamatkan sedangkan yang masih dalam pencarian tersisa tujuh orang. Namun, ini bukan data akhir," katanya.

Salah satu ABK yang bertugas sebagai kadet deck, Marianus mengaku jika jumlah ABK diatas kapal sebanyak 23 orang termasuk dirinya.

Dirinya sejak dua bulan lalu sudah bergabung dengan kapal pengangkut semen tersebut karena mendapatkan tugas belajar dari sekolahnya SMK Perkapalan Santo Paskali Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya sudah dua bulan bergabung di KM Trisal Pratama bersama teman saya Yothan Monica Pola sebagai kadet deck, tetapi hingga saat ini saya belum mendapat kabar dari teman saya itu," ujarnya.

11 ABK yang ditemukan oleh KM Tilongkabila dan KM Kencana yakni, Kisman Husen (Masinis), Abdul Mohin (Bosun), Viktor (juru mudi), Debi (juru mudi), Andri (juru mudi) Hamsah 28 (Kelasi) Subair 19 (Kelasi) Joko Santoso (Oiler) Roni 39 (Operator Crem), Marianus Sono (Kadet Deck) serta Fadilah balita satu tahun.

Sebelumnya, tabrakan dua kapal yang terjadi sekitar pukul 03.20 Wita itu menenggalamkan KM Trisal Pratama.

KM Trisal Pratama yang mengangkut semen berlayar dari Makassar menuju Atapupu. Sedangkan KM Indi Matam 5 bertolak dari Serui menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

"Kami masih melakukan penyelidikan mengenai tabrakan dua kapal barang itu yang mengakibatkan satu dari keduanya tenggelam setelah terjadi tubrukan," katanya.
(T.KR-MH/A033)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026