Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulbar Diminta Tuntaskan Program Wajib Belajar

Sabtu, 14 Agustus 2010 05:09 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Komisi X DPR-RI meminta agar pemerintah di Provinsi Sulawesi Barat menuntaskan program wajib belajar sembilan tahun.

"Program wajib belajar sembilan tahun sangat penting untuk dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia Indonesia," kata Ketua Komisi X DPR-RI, Hary Akhamdi saat melakukan kunjungan kerja di Mamuju, Jumat.

Ia mengatakan, program wajib belajar sembilan tahun mulai usia enam tahun sampai 15 tahun bagi peserta didik sangat penting dan harus dilaksanakan karena sudah diamanatkan dalam undang-undang.

"Negara telah menghabiskan banyak anggaran melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana biaya operasional sekolah (BOS) untuk penuntasan wajib belajar sembilan tahun," katanya.

Kata dia, program wajib belajar sembilan tahun harus tuntas di Provinsi Sulbar, untuk meningkatkan pendidikan dan sumber daya manusia di daerah itu.

"Program wajib belajar sembilan tahun daerah ini harus menjadi prioritas pemerintah apalagi daerah ini masih sangat rendah dari segi sumber daya manusia sementara memiliki sumber daya alam yang melimpah yang siap dikelola," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sulbar, Jamil Barambangi, mengatakan, program wajib belajar sembilan tahun untuk tingkat SD di daerah itu sudah berjalan 100 persen sedangkan untuk tingkat SMP sekitar 70 persen.

Ia mengatakan, jumlah peserta didik di Provinsi Sulbar, sekitar 48,680 orang, tersebar pada sekolah SD dan SMP di lima Kabupaten di Provinsi Sulbar.

Menurut dia, belum maksimalnya program wajib belajar sembilan tahun pada tingkat SMP karena masih terbatasnya anggaran pendidikan didaerah dalam rangka mempermudah masyarakat untuk memperoleh pendidikan.(T.KR-MFH/Z002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026