Logo Header Antaranews Makassar

Polman Target Swasembada Telur Itik 2013

Kamis, 26 Agustus 2010 21:46 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News)- Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat mencanangkan swasembada telur itik pada 2013.

Bupati Polman, Ali Baal Masdar di Mamuju, Kamis, mengatakan, kebijakan untuk menjadikan Polman sebagai daerah swasembada telur itik tersebut diyakini akan dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Target ini cukup realistis, mengingat pengembangan ternak itik di Kabupaten Polman dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan," katanya.

Ia menjelaskan, produksi telur itik di wilayahnya selama ini terus meningkat setiap tahunnya sehingga mampu memenuhi kebutuhan daerah tersebut.

"Saya kurang hafal berapa jumlah produksi telur itik untuk setiap bulannya, namun demikian, jumlah produksi telur ini telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pada 18 kecamatan yang ada di daerahnya," kata dia.

Dia mengatakan, pengembangan ternak itik di Polman cukup potensial dengan memiliki jumlah pakan ternak itik yang melimpah.

"Pakan ternak itik di Polman cukup banyak sehingga banyak masyarakat cenderung mengembangkan peternakan itik di daerah kami,"jelasnya.

Hasil telur itik yang dihasilkan ini, kata dia, telah mampu menopang untuk meningkatkan perekonomian guna memenuhi kebutuhan keluarga para peternak itu sendiri.

"Selain itu, petani mampu menghasilkan produksi beras, petani juga mampu meraih untung melalui hasil pengembangan ternak itik di daerah Polman," paparnya.

Dia mengemukakan, pertanian di daerahnya merupakan sektor utama yang telah berhasil meningkatkan produksi beras setiap tahunnya.

"Produksi beras di Polman saat ini mengalami surplus hingga 60.000 ton per tahun. Ini berarti, hasil pertanian memberikan sumbangan terbesar di Sulbar hingga 80 persen dari total surplus beras Sulbar sebanyak 80.000 ton per tahun," tukasnya.

Bahkan katanya, setiap pejabat di Polman ketika telah memasuki pensiun akan dibagikan itik ketika agar mereka menjadi peternak itik.

Menurut dia, mantan pejabat eselon I yang memasuki masa pensiun akan dibagikan sebanyak 500 ekor itik, kemudian eselon II sebanyak 400 ekor itik, sedangkan pejabat eselon III dan IV akan dibagikan masing masing sekitar 300 ekor itik dan 100 ekor itik.

"Dari pada tinggal di rumah ketika pensiun lebih baik jadi peternak itik itu sangat bermanfaat dalam meningkatkan kondisi peternakan kita,"katanya.(T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026