Logo Header Antaranews Makassar

Produksi Garam Jeneponto 40.000 Ton

Rabu, 22 September 2010 20:43 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Produksi garam Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan masih minim hanya mencapai 40.000 ton setiap tahun.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel, Zulkarnaen Arief, di Makassar, Rabu, mengatakan, produksi tersebut masih tergolong sedikit dibandingkan dengan potensi yang tersedia.

Menurutnya, dengan melihat besarnya potensi garam di Jeneponto, produksi garam di daerah tersebut dalam setahun seharusnya bisa mencapai 150.000 ton.

"Kabupaten Jeneponto adalah sentra produksi garam terbesar di Sulsel, dan harus terus dikembangkan sehingga jumlah produksi bisa sesuai dengan potensi yang ada," tuturnya.

Jika produksi garam di Jeneponto bisa mencapai 150.000 ton per tahun, maka daerah tersebut akan menjadi daerah penghasil garam terbesar di Indonesia dan dapat menyaingi Madura.

Di Kabupaten Jeneponto, luas areal penggaraman mencapai 556 hektare dengan jumlah unit usaha garam rakyat 816 unit.

"Unit usaha garam rakyat tersebut tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Arungkeke, Tamalatea, Bangkala, dan Bangkala Barat," urainya.

Ia menambahkan, salah satu upaya yang bisa ditempuh untuk meningkatkan produksi garam di Jeneponto adalah dengan keterlibatan pihak perbankan.

"Perbankan harus cukup jeli melihat potensi ekonomi di setiap daerah, yang salah satunya adalah Jeneponto. Dengan cara itulah, perbankan bisa mengambil peran sentral dalam pertumbuhan ekonomi," jelasnya. (T.pso-103/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026