Logo Header Antaranews Makassar

"Ular" Berkaki Empat Gegerkan Warga

Sabtu, 31 Januari 2009 12:53 WIB
Image Print

Gowa, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Puluhan warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) digegerkan dengan adanya penemuan "ular" berkaki empat dan mempunyai lima jari-jari di kakinya, di Sungguminasa, Sabtu.

Penemuan binatang melata menyerupai ular berkaki empat ini oleh salah satu anggota calon legislatif (caleg), Muh Hatta Hamzah Karaeng Gajang dimanfaatkan sebagai sarana kampanye.

Banyaknya warga Kabupaten Gowa yang mendatangi sekretariat partai tersebut di Jalan Mangka Daeng Bombong dimanfaatkan dengan cara membagi-bagi atribut caleg.

Awalnya, kata Karaeng Gajang, Kamis malam (29/1), dirinya bersama anggota partai lainnya dan beberapa tim pemenangnya sedang berada di sekretariat partai sambil bermain domino.

Setelah beberapa menit bermain domino, ular berkaki yang mempunyai ukuran panjang sekitar 15 centimeter (cm) ini berjalan dan mendekati dirinya. Karaeng Gajang pun kaget karena ular tersebut merayap dikakinya.

"Saya sedang asik bermain kartu bersama teman-teman dan saya merasa geli karena seekor binatang kecil merayap di kaki saya dan setelah saya lihat binatang itu seperti ular tetapi memiliki kaki," ungkapnya.

Karena menganggap binatang kecil itu unik dan jinak akhirnya Karaeng Gajang mengambilnya dan menyimpannya di dalam sebuah toples. Sehari setelah penemuan itu, informasipun berhembus dengan cepat dan satu persatu warga Kabupaaten Gowa berdatangan.

"Mudah-mudahan ini pertanda baik karena saya teringat sebuah mimpi jika saya akan didatangi oleh naga dari langit," katanya.

Ali Nompo, Salah seorang warga mengaku takjub karena binatang itu menarik perhatian warga lainnya. Banyak warga yang berdatangan dari Kecamatan lainnya hanya untuk melihat binatang yang menyerupai ular dan kadal tersebut.

"Setelah saya perhatikan binatang itu memang seperti ular tetapi menyerupai kadal juga. Dibilang ular bukan, dibilang kadal juga bukan," ujarnya.

Menurut dia, jika binatang itu kadal berarti jalannya lurus tapi setelah binatang itu dilepas dia berjalan lurus dan bisa melingkar seperti kebiasaan ular.
(T.PK-MH/F003)