Logo Header Antaranews Makassar

PPI Wisuda Angkatan ke-3

Jumat, 8 Oktober 2010 05:44 WIB
Image Print

Sorowako, Sulsel (ANTARA News) - Program Pelatihan Industri (PPI) yang berada di bawah binaan Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) mewisuda siswa angkatan ke-3 di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis.

Sebanyak 129 orang diwisuda dan terpilih empat wisudawan terbaik masing-masing dari jurusan Mining, jurusan Process Plant, jurusan Maintenance Equipment Mobile dan jurusan Supply Chain Management (SCM).

PPI yang berada di bawah YPS ini merupakan salah satu dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang nikel PT International Nickel Indonesia Tbk. (PT Inco).

Saat ini, PT Inco masih mensubsidi YPS dan PPI. ?Hingga angkatan ketiga program PPI pada tahun 2010 ini secara keseluruhan telah diluluskan sebanyak 406 siswa. Dalam catatan kami yang bekerja di PT Inco yang paling banyak dari angkatan pertama yakni 86 dari 121 yang lulus pada tahun 2008.

Sebagian alumnus PPI lainnya ada yang sudah bekerja di berbagai perusahaan lain, ada di Papua, Kalimantan, Jawa dan Sumatera,? ujar Direktur PPI Susanto Suprayitno.

Menurut dia, terbentuknya PPI merupakan wujud tanggung jawab moral PT Inco bersama-sama Pemerintah Daerah Luwu Timur untuk memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di daerah pemberdayaan PT Inco agar memiliki kesiapan dalam menghadapi tuntutan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan industri.

Bernardus Irmanto yang mewakili manajemen PT Inco menyampaikan bahwa PT Inco tidak mengikat tamatan PPI harus bekerja di perusahaan tambang nikel tersebut, sekalipun dalam proses pendidikan melakukan kerja praktek di lokasi PT Inco serta disubsidi.

?Kami berharap lulusan PPI bisa ikut bersaing untuk mengisi peluang-peluang yang ada di dunia industri di seluruh Indonesia. Pihaknya melihat jauh ke depan karena kesempatan bekerja apabila hanya berharap di PT Inco saja akan sangat terbatas.

Saat ini memang terjadi pergantian generasi dan ada peluang menggantikan yang akan pensiun dari di PT Inco. Tetapi kita mesti mengarahkan pikiran kita jauh ke depan dan institusi seperti PPI ini mesti berorientasi nasional,? ujarnya.

"Secara khusus saya minta kepada Institusi YPS melalui PPI ini untuk menjalin kerjasama dan networking seluas mungkin dengan institusi sejenis di seluruh Indonesia , dan mendapatkan peluang-peluang yang memungkinkan di masa yang akan datang," tegasnya.

Menurut dia, kita harus belajar dari negara-negara lain yang sudah maju, dimana hubungan antara Pendidikan, Pemerintah dan Industri menjadi sesuatu yang mutlak bagi perkembangan suatu negara.

"PPI saya harapkan dapat dikembangkan lebih baik lagi sehingga misi PPI untuk mengembangkan ketrampilan para pemuda di sekitar wilayah operasional PT Inco secara bertahap dapat terpenuhi," ujarnya. (T.pso-102/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026