Logo Header Antaranews Makassar

Bulukumba Diminta Jaga Stok BBM

Kamis, 5 Februari 2009 12:44 WIB
Image Print

Bulukumba, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengingatkan agar pemerintah dan masyarakat kabupaten Bulukumba, Sulsel tetap menjaga stok pasokan bahan bakar minyak (BBM).

"Bulukumba termasuk lima daerah di Sulsel yang tidak boleh mengalami kekosongan stok BBM," katanya saat menghadiri peringatan hari jadi Kabupaten Bulukumba yang ke 49 di Lapangan Pemuda Kabupaten Bulukumba, Kamis.

Dia mengungkapkan, ada lima daerah di Sulsel yang harus menjaga ketahanan stok pasokan BBM Palopo , Parepare, Bone, Bulukumba, dan kota Makassar.

"Kelima daerah itu tidak boleh kosong, sebab daerah-daerah tersebut merupakan penyangga kebutuhan BBM di daerah sekitarnya," ucap Syahrul.

Dia mengharapkan, di usia Bulukumba yang hampir mencapai separuh abad ini dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada. Apalagi, sumber daya manusia yang ada di daerah tersebut memiliki kemampuan dan kualitas yang cukup baik.

"Bulukumba harus menjaga ruang dinamika dan kreatifitas tanpa menimbulkan benturan," katanya.

Sebelumnya, dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bulukumba, dilarang beroperasi oleh pihak Pertamina Regional VII Sulawesi pada akhir tahun 2008.

Kedua SPBU itu adalah SPBU Dato Tiro dan SPBU Bonto Bahari. Kedua SPBU ini dilarang beroperasi terhitung sejak 1-14 Desember 2008 lalu.

Penurunan harga BBM jenis premium Desember 2008 lalu membuat sebagian pengendara baik roda empat maupun roda dua sulit mendapatkan bahan bakar umum jenis premium.

Menurut salah seorang pengawas SPBU Dato Tiro, Bulukumba, Cakra, tidak beroperasinya SPBU tersebut dikarenakan tidak membeli BBM jenis premium per 1 Desember 2008.

SPBU yang terletak di Jalan Dato Tiro ini hanya memasang pengumuman yang bertuliskan "premium habis" di sekitar tangki pengisian SPBU-nya.

Sementara, kendaraan hanya bisa berlalu lalang di sekitar SPBU. sehingga, beberapa pengendara kecewa dengan sulitnya menemukan stok premium di Kabupaten Bulukumba.
(T.PK-HK/S016)