Logo Header Antaranews Makassar

Penyembelian Sapi di RPH Makassar Turun

Senin, 15 November 2010 19:51 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Jumlah sapi yang di sembelih di Perusahaan Daerah Rumah Pemotongan Hewan Tamangapa, Makassar, menurun 50 persen sejak tujuh hari menjelang Idul Adha 2010.

"Sejak -7 sampai hari plus tujuh lebaran tahun ini, sapi yang kita potong hanya sekitar 20-30 ekor perhari. Sementara di hari-hari biasa rata-rata sekitar 50-60 per hari," kata Kepala PD RPH Makassar, Sudirman di Makassar, Senin.

Menurut dia, hal tersebut selalu terjadi dalam tujuh hari sebelum dan sesudah Idul Adha, karena masyarakat Kota Makassar, lebih fokus mengurus hewan kurban.

Sudirman menjelaskan, RPH Tamangapa yang sebelumnya bergabung di Dinas Peternakan menjadi PD sejak 2001 untuk melayani kebutuhan daging masyarak Makassar yang sehat dan halal.

"Saat masih gabung di Dinas Peternakan pendapatan dari pemotongan hewan hanya Rp150 juta. Setelah berdiri sendiri sumbangan ke Pendapatan Asli Daerah terus meningkat," ucapnya.

Pada 2009, RPH Tamangapa menyumbang PAD sebesar Rp700 juta, dan meningkat menjadi Rp900 juta sampai Desember 2010.

"Disini kami selalu bekerja 24 jam, ada lima tukang sembelih yang bergiliran melayani permintaan," ucapnya.

Saat ini, pengelola bermitra dengan 30 pengusaha yang mendistribusi sapi potong dari Kabupaten Bone, Sinjai, Jeneponto, serta dari luar Sulsel seperti, Sumbawa (NTB), dan Flores (NTT). (T.pso-099/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026