Logo Header Antaranews Makassar

Polisi Grebek Judi Sabung Ayam di Pinrang

Minggu, 21 November 2010 20:47 WIB
Image Print
(FOTO ANTARA/Musyawir)

Pinrang, Sulsel (ANTARA News) - Aparat Kepolisian Polres Pinrang, Sulawesi Selatan, menggerebek arena judi sabung ayam di Kelurahan Amassangan, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

Dalam penggerebekan tersebut sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dan para pelaku judi sabung ayam, yang lari berhamburan meninggalkan lokasi setelah mengetahui kedatangan polisi.

Polisi juga terpaksa harus mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan ke udara, yang mengundang banyak perhatian warga setempat.

Kanit Resum Polres Pinrang Ipda Adinal Alam mengatakan, Dalam penggrebekan itu, sebanyak tujuh pelaku judi sabung ayam diamankan bersama barang bukti berupa empat ekor ayam aduan, jutaan uang tunai yang dijadikan taruhan dan sandal milik pelaku judi sabung ayam.

Ketujuh pelaku judi sabung ayam kemudian di gelandang ke Markas polres Pinrang untuk di proses hukum lebih lanjut.

"Para pelaku kami amankan bersama barang bukti untuk kemudian diproses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Dalam pengejaran, seorang pelaku bernama Rusli yang sempat kabur di areal pekuburan Petta Lasinrang, berhasil diringkus setelah dikepung dari arah depan dan belakang bahkan seorang pelaku bernama Yunus sempat jatuh pingsan.

Salah seorang pelaku bernama Rian yang sempat bersembunyi di rawa yang penuh air akhirnya keluar setelah kesulitan bernafas.

Rian mengaku hanya menonton dan tidak ikut bermain judi. Pemuda asal Mamasa tersebut mengatakan, di Mamasa, sabung ayam jadi tontonan dan tidak dilarang.

"Saya hanya ketakutan mendengar suara tembakan, jadi saya lari. Saya tidak ikut main, tapi hanya menonton," katanya.

Sejumlah warga setempat mengaku , aksi judi sabung ayam di Amassangan sudah berlangsung lama, yang diperkirakan sudah mencapai tahunan sudah cukup meresahkan warga setempat.

Warga sempat menduga aparat hukum sengaja melakukan pembiaran, mengingat lokasi sabung ayam tersebut berada di wilayah perkotaan yang padat penduduk. (T.PSO-098/J006)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026