
Program Pamsimas Belum Optimal Sesuai Target MDG's

Makassar (ANTARA News) - Program Pemerintah Kota Makassar yang menyiapkan Pengelola Penyediaan Air Bersih Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Makassar belum berjalan optimal, sehingga program ini tidak mempu membantu mencapai target Millenium Development Goals.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Ridwan Muhadir di Makassar, Kamis, mengakui jika program Pamsimas itu tidak berjalan optimal sesuai dengan target Millenium Development Goals (MDG's) air bersih daerah perkotaan sekitar 80 persen.
"Masalah itu terjadi di tingkat kelurahan karena seharusnya program ini dikelola oleh masyarakat dalam bentuk swadaya agar bisa beroperasi," katanya.
Menurutnya, Dinas PU Makassar hanya menyiapkan pompa dan jaringan air bersih. Sedangkan lurah berhak menentukan tempat pengolahan air besih itu.
Karena masalah pengelolaannya itu tidak berjalan sebagaimana mestinya, akhirnya masyarakat penerima sarana air bersih kembali membebankan pengelolaan ke Dinas PU Makassar.
Padahal dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA), Dinas PU hanya bertugas menyiapkan prasana, berupa pompa dan jaringan air bersih.
Dikatakannya, untuk mengatasi masalah ini Pemkot Makassar akan mengevaluasi program tersebut, baik dari aspek pengelolaan maupun capaian program.
Ia menjelaskan program air besih berbasis masyarakat ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah yang tidak dijangkau oleh PDAM.
"Yang pasti program ini ada di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Manggala, Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Ujung Tanah" turunya.
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum pada 2008 pernah menjabarkan, tujuan umum Penyediaan Air Bersih Berbasis Masyarakat secara umum yakni meningkatkan akses pelayanan air minum.
Sanitasi bagi masyarakat miskin pedesaan serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup sehat dalam upaya mencapai target MDG's. (T.KR-MH/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
