
Warga Makassar Ikuti Valentine di Losari

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ribuan warga terutama kalangan remaja Kota Makassar I merayakan hari kasih sayang atau Valentine Day dengan memenuhi bibir Pantai Losari, di Jl. Penghibur dan Jl. Pasar Ikan.
Suasana tersebut makin meriah dengan maraknya para pedagang yang menjual kuntum bunga mawar serta balon-balon gas berbentuk hati.
Warga yang merayakan hari kasih sayang terutama berkonsentrasi di lokasi Anjungan Pantai Losari, beberapa kafe dan warung makan di sekitar pusat hiburan Makassar tersebut.
Seorang warga Makassar, Eki Wahyudi mengatakan, ia mengunjungi Losari karena ingin menikmati suasana keramaian valentine bersama sejumlah anggota keluarganya.
Menurutnya, perayaan sekali setahun tersebut adalah momen tepat untuk kembali mengakrabkan diri dengan anggota keluarga, terlebih keesokan hari bertepatan dengan hari Minggu.
"Cuaca malam ini cukup baik, tidak hujan. Ini kesempatan saya membawa keluarga jalan-jalan sekaligus merayakan valentine bersama," ujar karyawan salah satu bank swasta di Makassar tersebut.
Meski begitu, Eki Wahyudi, seperti halnya pengunjung Losari lainnya, harus merayakan valentine dengan berdesak-desakan.
Sebab, ribuan kendaraan bermotor memadati badan jalan dan mengambil jalur khusus pejalan kaki.
Tumpahan kendaraan yang memenuhi lokasi pantai menyebabkan kemacetan yang luar biasa sepanjang lima kilometer.
Kemacetan tersebut dimulai dari jalur Jl. Haji Bau, Jl. Rajawali, Jl. Penghibur, Jl. Pasar Ikan, Jl. Nusantara dan Jl. Ahmad Yani.
Kemacetan itu sangat terlihat di badan jalan Jl. Tanjung Bunga, yang menghubungkan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, untuk mengamankan perayaan itu, sekitar empat ribu personil polisi dari Kepolisian Wilayah (Polwil) Kota Makassar dan Kepolisian Resor (Polres) Makassar Timur diturunkan.
Aparat mengatur kendaraan di sejumlah titik, antara lain di sejumlah persimpangan dan beberapa bangunan penting, seperti rumah jabatan Walikota Makassar, Andi Hery Iskandar.
(T.PK-AAT/Z002)
