Logo Header Antaranews Makassar

Distan Bantaeng Panen Apel Juni 2011

Jumat, 17 Desember 2010 07:27 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Dinas Pertanian (Distan) dan Peternakan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan akan melakukan panen apel perdana Juni 2011 di desa Bontolojong, Kecamatan Ulu Ere dan diharapkan dihadiri Gubernur Sulsel.

Kepala Bidang Hortikultura Distan dan Peternakan Kabupaten Bantaeng Ir Suaib MP di Bantaeng, Jumat, mengatakan, kepastian panen dijadwalkan setelah Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menyaksikan pertumbuhan buah apel yang ditanam 2009, sekaligus memenuhi undangan lisan Bupati Bantaeng kepada Gubernur Sulsel saat panen padi Basmati untuk kebutuhan negara Timur Tengah beberapa waktu lalu.

Menurut Suaib, penanaman pada tahun anggaran 2009 dilakukan tiga kali masing-masing Januari, Mei dan Juni pada areal 16 Ha milik 40 orang petani. "Yang berbuah itu merupakan tanaman yang ditanam Januari, sedang yang ditanam Mei dan Juni baru belajar berbuah," terangnya.

Kini areal penanaman apel semakin meluas dan mencapai 56 Ha setelah pada 2010 mendapat tambahan lahan seluas 40 Ha. Kabid Hortikulutura itu berharap, kondisi buah tidak terganggu oleh perubahan iklim agar yang lainnya tetap subur.

Menjawab pertanyaan, ia mengatakan, untuk 2010, pihaknya menanam 20 ribu pohon di areal 40 Ha tersebut sehingga total tanaman mencapai 30 ribu pohon setelah penanaman bertahap pada 2009 sebanyak 10 ribu pohon.

Untuk menunjang pengembangan tanaman apel tersebut, Distan dan Peternakan Kabupaten Bantaeng melengkapi dengan jalan usaha tani serta pipanisasi di Desa Bontolojong.

Kedua program tersebut juga sudah ditinjau Kadistan dan Peternakan Kabupaten Bantaeng Syamsu Alam, awal pekan ini.

Masih menurut Suaib, selain pengembangan apel dan strawberry, pihaknya juga mengembangkan tanaman hias yang kini sudah mencapai tiga jenis bunga setelah mendapat bantuan bibit bunga gladiol dan sedap malam dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

Kehadiran kedua bibit tanaman baru tersebut menjadikan kawasan wisata agro di Loka Desa Bonto Marannu semakin menarik perhatian sebab tak hanya bunga krisan yang selama ini dikenal, tetapi juga sudah ada yang lain.

Kedua tanaman baru tersebut memiliki prospek pasar yang pasti seperti bunga Krisan yang sudah dipesan sejumlah pengusaha bunga di Kota Makassar. (T.pso-102/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026