Logo Header Antaranews Makassar

Empat Mega Proyek di Bantaeng 2011

Sabtu, 1 Januari 2011 18:42 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Memasuki tahun 2011, Pemda Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, masih akan melengkapi daerah ini dengan empat mega proyek infrastruktur bernilai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.

Keempat mega proyek tersebut masing-masing pembangunan Rumah Sakit Moderen Bantaeng. Fasilitas kesehatan berlantai delapan ini diharapkan menjadi rumah sakit rujukan di bagian selatan Sulsel, kata Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah pada kilas balik pembangunan Kabupaten Bantaeng 2010 dan program 2011 di Bantaeng, Sabtu.

Pembangunan rumah sakit dengan pelayanan bertaraf internasional dan diharapkan menjadi ikon Bantaeng tersebut akan dimulai tendernya Januari 2011.

"Setelah ditenderkan, kita berharap Desember 2011 sudah bisa selesai sehingga 2012 sudah bisa memberikan pelayanan karena peralatannya sudah siap. Beberapa diantaranya bahkan belum ada di rumah sakit lain di Sulsel," ujar Bupati.

Menurut bupati, selain pembangunan RS Moderen Bantaeng, pembangunan Pasar Moderen Lambocca juga diharapkan selesai 2011. Pembangunan pasar tersebut menggunakan dana APBN sebesar Rp15 miliar.

Sedang dua proyek lainnya yakni Marina Beach Korong Batu yang dilengkapi fasilitas rest area dan pembangunan rumah susun di kawasan Pelabuhan Mattoanging merupakan proyek lanjutan yang masih diselesaikan tahun 2011.

"Kita berharap, tahun ini Bantaeng masih mendapat bantuan pembangunan rumah susun agar lebih banyak masyarakat yang bisa menikmati twin blok tersebut," tuturnya.

Keberhasilan pembangunan hanya dapat diraih bila ada dukungan semua pihak. "Saya dan Pak Wakil Bupati tak bisa berbuat banyak tanpa dukungan semua pihak," tambahnya.

Ia kemudian menyebut sejumlah proyek strategis yang berhasil dirampungkan 2010 antara lain infrastruktur jalan. "Bila masih ada yang belum tersentuh pada 2010, akan dilanjutkan tahun ini," urainya.

Setiap jalan juga kini dilengkapi trotoar. Sayangnya masih banyak masyarakat yang tidak memanfaatkan trotoar tersebut. "Mereka masih berjalan di atas aspal, padahal sudah ada trotoar," ucap Bupati.

Karena itu, ia berharap kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa agar menyikapi perkembangan tersebut dengan memberi penyuluhan kepada warganya sehingga fasilitas yang disiapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Ia kemudian mengimbau jajarannya untuk mengoptimalkan pelayanan agar kehadiran pemerintahan betul-betul dapat dirasakan. "Bangun sinergi dengan semua pihak, terutama dengan masyarakat agar program-program kita bisa berjalan sesuai rencana," ujarnya. (T.KR-AAT/F003)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026