Logo Header Antaranews Makassar

Penenun Sarung Sutera Mandar Dapat Bantuan Benang

Sabtu, 8 Januari 2011 06:59 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, menyerahkan bantuan terhadap sejumlah kelompok usaha penenun sarung sutera mandar di Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Staf Biro Humas dan protokoler Pemprov Sulbar, Andre dari Polman kepada ANTARA, Kamis, mengatakan, pemerintah provinsi melalui Dinas Sosial Sulbar telah memberikan bantuan berupa benang sutera terhadap 10 Kelompok Usaha Bersama (Kube) yang ada di Kecamatan Balanipa sekitar 140 kilometer dari kota Mamuju.

"Sebanyak 10 Kube mendapat bantuan benang sutera untuk dugunakan mendesain sarung sutera mandar yang memang banyak dilakoni para perempuan-perempuan yang ada di wilayah Balanipa,"terangnya.

Ia menjelaskan,dirinya tidak mengatahui secara pasti berapa jumlah benang sutera yang diserahkan kepada 10 Kube tersebut, namun benang ini merupakan bantuan dari Dinas Sosial Sulbar yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Dikatakannya, selama ini perhatian pemerintah terhadap para kelompok usaha perempuan penenung sarung sutera mandar cukup tinggi, bahkan binaan pemerintah terhadap usaha tersebut telah membantu sedikitnya 1.310 orang hasil bantuan program Kube melalui APBD tahun 2010.

"Perempuan-perempuan di Mandar sejak dahulu kala telah melakoni kegiatan menenun yang hingga saat ini masih bertahan. Profesi ini dilakukan para gadis-gadis hingga ibu rumah tangga tersebut untuk membantu ekeonomi mereka saat para suami-suami penenun ini kembali turun melaut," papar dia.

Ia menjelaskan, para penenun di daerah Balanipa bukan lagi sebagai profesi menambah penghasilan suami mereka, namun profesi menenun saat ini menjadi kegiatan utama untuk mendongkrak peningkatan kesejahteraan keluarga mereka.

"Sejak pemerintah melakukan pembinaan serius terhadap kelompok usaha penenun sarung sutera Mandar, tingkat perekonomian penenun ini semakin membaik," ungkap Andre.

Dia mengemukakan, sarung sutera Mandar saat ini bernilai ekonomi tinggi yang harganya mencapai Rp300 ribu/buah.

"Harga sarung sutera Mandar memang terbilang mahal karena kualitasnya tidak seperti sarung-sarung lain yang umumnya banyak beredar di sejumlah pasar tradisional,"jelasnya.

Ia menambahkan, pangsa pasar sarung sutera saat ini tidak hanya beredar tingkat lokal, regional dan nasional, akan tetapi pangsa pasar sarung sutera mandar telah menembus pasar internasional. (T.KR-ACO/Y006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026