
DPRD Pertanyakan Berkurangnya Pendapatan APBD

Mamuju (ANTARA News) - DPRD Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, mempertanyakan berkurannya anggaran pendapatan daerah dari sektor perkebunan.
Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Lalu Syamsul Rijal, di Mamuju, Selasa, mengatakan, anggaran pendapatan APBD tahun 2010 yang berasal dari sektor perkebunan yang dikelola Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Mamuju, ketika dilaporkan ke DPRD Mamuju jumlahnya sekitar Rp511 juta.
Namun kata dia, ketika anggaran pendapatan dari sektor perkebunan itu ditelusuri dewan untuk diperiksa jumlahnya pada Dinas Pendapatan dan Pengelola Keuangan Daerah (DPPKD) sebagai penanggung jawab anggaran di Mamuju jumlahnya berkurang menjadi sekitar Rp20 juta.
Ia mengatakan, anggaran pendapatan sektor perkebunan yang ada pada Dishutbun Mamuju tersebut, ketika dikelola DPPKD Mamuju jumlahnya menjadi sekitar Rp491 juta atau berkurang sekitar Rp20 juta.
"Anggaran pendapatan Dishutbun Mamuju yang jumlahnya sekitar Rp511 juta ketika diterima dewan, berkurang setelah anggaran itu dikelola DPPKD Mamuju menjadi sekitar Rp491 juta, atau berkurang sekitar Rp20 juta,"katanya.
Oleh karena itu ia mempertanyakan anggaran yang berkurang sekitar Rp20 juta pada DPPKD sesuai laporan pertanggujawaban keuangan Pemkab Mamuju ke dewan.
"Ini tidak baik karena terjadi pengurangan anggaran pendapatan dalam pendapatan APBD Mamuju, jangan jangan anggaran ini diselewengkan,"katanya.
Menurut dia, pengurangan anggaran pendapatan dilaporan keuangan DPPKD Mamuju seperti itu pendapatan sektor perkebunan itu juga hampir terjadi di seluruh instansi pemerintah di Mamuju sehingga dewan mempertanyakan itu dan curiga anggaran itu diselewengkan.
"Memang pengurangan anggaran yang dilakukan hanya sedikit disetiap instansi, namun ketika semua pendapatan anggaran di instansi itu dijumlah, maka jumlahnya akan besar mencapai ratusan juta, sehingga ini harus diusut dewan,"katanya.
Sementara Kepala Dishutbun Mamuju, Abraham Lati, yang dikomfirasi tidak mau menjelaskan berkurannya anggaran pendapatan pada Dishutbun Mamuju setelah dikelola DPPKD Mamuju.
"Nanti saja penjelasannya saya masih dalam kondisi sibuk,"katanya. (T.KR-MFH/M019)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
