
Gubernur Tekankan Percepatan Pembangunan

Makassar (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Jumat, menekankan seluruh program pembangunan baik APBD maupun APBN segera diselesaikan agar manfaatnya cepat dirasakan oleh masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Sulsel Tan Malaka Guntur, mengatakan, hal tersebut dikemukakan gubernur pada rapat evaluasi mendadak yang dilakukan secara tertutup di ruangan kerjanya di Makassar, Jumat.
Sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tampak hadir dalam rapat tersebut adalah bidang pendidikan, infrastruktur, kehutanan, pertambangan, perikanan serta seluruh asisten dan staf ahli gubernur.
"Kita sekarang lagi melakukan evaluasi pelaksanaan 2010 dan anggaran 2011, sudah mulai lagi perencanaan 2012," ujarnya.
Selain menekankan percepatan realisasi program pembangunan, gubernur juga mengingatkan agar program dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan aturan.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergitas program pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Sinergitas ini nantinya akan dievaluasi berdasarkan poin-poin arah pembangunan yang tengah dirumuskan oleh gubernur seperti mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada angka delapan hingga sembilan persen.
Evaluasi pembangunan 2010, lanjutnya, menunjukkan sejumlah keberhasilan. Data Badan Pusat Statistik menyebutkan pertumbuhan ekonomi Sulsel hingga akhir 2010 mencapai 8,91 persen, jauh dibandingkan 2009 sebesar 6,22 persen.
Jumlah Pendapatan Asli Daerah Sulsel juga mengalami peningkatan dari Rp1.319 triliun pada 2009 menjadi 1,460 triliun pada 2010.
Angka pengangguran juga berhasil ditekan dari 315 ribu menjadi 299 ribu orang. "Jumlah penduduk miskin juga mampu diturunkan hingga mendekati 10 persen, dari 964 ribu jadi 913 ribu orang," jelasnya.
Ia menambahkan, enam prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada 2011-2012 adalah peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, produksi pertanian, perikanan dan pariwisata unggulan.
Serta pengembangan industri olahan, peningkatan perdagangan hasil pertanian, perluasan kesempatan kerja dan pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup.
Rancangan awal perencanaan pembangunan ini telah disosialisasikan ke seluruh kabupaten dan kota pada rapat kerja gubernur dengan seluruh kabupaten dan kota, Senin (31/1).
(T.KR-RY/S006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
