Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Sulsel Minta Asuransi Pembanding

Senin, 7 Maret 2011 18:54 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan meminta pemerintah provinsi menyiapkan asuransi pembanding selain PT Askes dalam melaksanakan penyelenggaranaan kesehatan gratis di daerah ini.

"Kami sudah menyurat ke gubernur untuk menyiapkan asuran lain selain Askes sebagai bahan pembanding, Namun belum ada balasannya," kata Sekretaris Komisi E DPRD Sulsel, Japar Sodding di Makassar, Senin.

Komisi E bersurat ke gubernur melalui pimpinan DPRD tertanggal 24 Januari.

Menurut Japar, Komisi E tidak akan mengeluarkan rekomendasi kepada PT Askes untuk melaksanakan total pembiayaan kesehatan gratis di Sulsel jika tidak ada perbandingannya.

Ia juga berharap, kehadiran lembaga pembanding akan menekan angka pembiayaan kesehatan gratis yang tanggung Askes yakni Rp5.000 setiap orang per bulan.

Sementara, Wakil Ketua Komisi E, Andi Mustaman, mengatakan, pihaknya juga meminta Pemprov Sulsel menyerahkan ke DPRD, semua rincian jenis obat yang akan ditanggung Askes.

Sebelumnya, Kabuapaten Gowa dan Pangkep menolak pola pembiayaan total Askes yang ditawarkan Pemprov Sulsel, karena nilainya terlalu mahal, disamping jaminan berobat yang lebih baik.

Anggota Komisi E, Syamsari Kitta, mengatakan dengan adanya penolakan tersebut, tetap perlu ada kabupaten percontohan pembiayaan program kesehatan gratis totalitas dikerjasamakan dengan Askes.

"Kabupaten yang menolak kerja sama penuh dengan PT Askes akan tetap gunakan pola lama. Namun kabupaten yang setuju akan jadi percontohan," ujarnya.

Menurut dia, kabupaten yang setuju nantinya akan menjadi bahan perbandingan kualitas pelayanan kesehatan dengan kabupaten yang tidak setuju.

Sekiranya, semua kabupaten/kota menerima kerja sama tersebut, maka PT Askes bertanggungjawab membiayai kesehatan dasar bagi 7,9 juta warga Sulsel, menurut data Dinas Kesehatan Agustus 2010.

Itu berarti Askes harus mengeluarkan Kartu Askes baru terhadap 4,7 juta warga Sulsel yang belum memiliki kartu Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK).

Per Agustus 2010 baru 3,1 juta warga Sulsel terlayani JPK atau kartu gratis berobat meliputi, Jamkesmas, Jamsostek, Askes dan Jamkesda.

PT Askes dan Pemprov Sulsel sudah sepakat, bahwa jika kerja sama tersebut disepakati, maka Askes sementara warga Sulsel yang belum memiliki kartu JPK akan tetap dilayani dengan syarat memiliki KTP atau Kartu Keluarga.

Total anggaran kesehatan gratis Sulsel 2010 sebesar Rp284 miliar, yang ditanggung Pemprov Sulsel Rp113 miliar lebih dan pemerintah 24 kabupaten/kota Rp170 miliar. (T.KR-AAT/S006)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026