Logo Header Antaranews Makassar

Proyek KA Sulsel Diprioritaskan Dua Jalur

Rabu, 13 April 2011 18:11 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Proyek pembangunan infrastruktur tranportasi Kereta Api (KA) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) diprioritaskan pada dua jalur, yaitu jalur poros Makassar-Pare Pare dan jalur penghubung kawasan kota baru Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata).

"Untuk kereta api, kita dapat dua prioritas, lintas kota dalam Mamninasata dan poros Makassar-Pare Pare. Kementerian Perhubungan sudah merencanakan studi master plan serta melakukan proses tender. Kita harapkan timnya sudah bisa turun bulan depan, kita minta dipercepat," kata Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur A. Sulthan, di Makassar, Rabu.

Studi yang dilakukan termasuk studi pangsa pasar untuk mempertimbangkan apakah keberadaan kereta api akan mematikan pangsa pasar transportasi darat lainnya.

Ia menjelaskan, jalur kereta api dalam kota Mamminasata akan menghubungkan empat kota. Diharapkan, rencana ini dapat disambut baik oleh keempat kabupaten yang dilalui terkait kesiapan lahan.

"Jalur kereta api dalam kota Mamminasata sepanjang 80 kilometer dan jalur Makassar-Pare Pare dibangun menyusuri pesisir pantai sepanjang 130 kilometer," jelasnya.

Jika seluruh proses berjalan lancar, pembangunan infrastruktur transportasi kereta api ini bisa dimulai pada 2013. "Pembangunannya akan dikerjasamakan dengan swasta. Sementara ini, peminatnya dari China dan Korea," tambahnya.

Selain kereta api, kemajuan lain yang diperoleh Sulsel dari sisi ketersediaan infrastruktur transportasi adalah pembangunan pelabuhan baru Kota Makassar. "Sekarang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kementerian Keuangan telah giat mencari investor, ini satu kemajuan," ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan Sulsel atas pelabuhan dengan fasilitas internasional tidak bisa ditawar-tawar lagi, menyusul posisi daerah ini sebagai titik utama distribusi di kawasan timur Indonesia ditambah target menjadi titik utama distribusi Asia Pasifik. (T.KR-RY/M012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026