
Pasar Segar Dibuka di Makassar

Makassar (ANTARA News) - Pasar Segar tradisional yang menelan inevstasi sekitar Rp150 miliar resmi dibuka dengan pengoperasian sekitar 50 rumah toko, 400 kios dan 200 lapak atau lods.
"Pembukaan Pasar Segar ini akan mengubah asumsi masyarakat, jika pasar tradisional itu terkesan becek dan jorok, karena pasar ini dibangun seperti mal," kata pedagang Nurlaela di Blok KAB Pasar Segar, Makassar, Minggu.
Pembukaan Pasar Segar diatas lahan seluas 1,5 hektare ini merupakan investasi patungan PT Pasar Segar dan PT Sinar Galesong.
Pasar serupa telah dibuka di Jabodetabek yaitu Depok dan Bintaro, kemudian Makassar, Sulsel dan menyusul Manado, Sulut.
Mengenai harga perlods menurut salah seorang pedagang Pasar Segar di Blok KAD. Mariana bervariasi, namun untuk posisi sudut seperti lods yang dipilihnya, mencapai Rp300 juta lebih.
Sementara untuk biaya sewa bulanan, menurut pedagang di Blok KAB, Rosmiati rata-rata Rp15 juta perbulan.
"Sewanya memang lebih mahal dibandingkan sewa lods di Pasar Butung yang dikenal sebagai pasar grosir di Makassar, hal ini karena lokasi Pasar Segar berada di kawasan bisnis," katanya.
Pada pembukaan Pasar Segar tersebut, pengunjung diberikan pelayanan spesial diantaranya parkir gratis, sejumlah hadiah "door prize" dan diskon khusus untuk aneka barang dagangan, mulai dari sembako, peralatan rumah tangga hingga pakaian dan pernak-pernik.(T.S036/S016)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
