Logo Header Antaranews Makassar

Pemilu - Pemilu 2009 Harus Aman

Selasa, 17 Maret 2009 17:27 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Calon legislator (caleg) dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sulawesi Selatan, Aksa Mahmud mengatakan, pemilu 2009 harus terlaksana dengan aman, damai dan kondusif dibandingkan penyelenggaraan pesta demokrasi 2004 lalu.

"Sekalipun banyak caleg di 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk memikat hati rakyat dengan mengajak untuk memilihnya, tetapi suasana kondusif harus tetap dijaga demi kelanjutan pembangunan bangsa ke depan," katanya di kabupaten Maros, Selasa.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan Jamaah Tarekat Khawalatiah yang dihadiri ratusan umat muslim di daerah itu, Aksa yang juga Wakil Ketua MPR utusan DPD Sulsel mengajak masyarakat untuk memilih figur yang tepat duduk di kursi DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

"Pilihan rakyat sangat menentukan bagi pembangunan bangsa dan daerah lima tahun ke depan sehingga jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memilih sesuai hati nuraninya," ujarnya seraya mengingatkan, masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu global yang dilontarkan caleg lainnya, termasuk memberikan janji-janji yang muluk-muluk.

Aksa yang juga seorang konglomerat mengajak masyarakat di daerah ini untuk tenang menghadapi pesta demokrasi legislatif, 9 April 2009 dan Pemilu residen (pilpres), 8 Juli mendatang sebab dengan cara seperti ini rakyat akan bebas menentukan pilihannya.

Ustazd Dr Ruslan, MA yang membawakan ceramah maulid tersebut mengatakan, banyak cara yang diperlihatkan Nabi Muhammad dalam memperingati hari kelahirannya, antara lain dengan berpuasa Senin - Kamis, untuk lebih mendekatkan dirinya kepada Allah dan umatnya.

Dengan puasa seperti itu, lanjutnya, Nabi Muhammad mampu menjalankan pemerintahannya dengan baik dan terkontrol sehingga disenangi rakyatnya.

"Keteladanan Nabi yang selalu memperlihatkan sikap baik dan amanah kepada rakyatnya juga patut kita miliki supaya ketenteraman masyarakat makin kondusif," katanya seraya menambahkan, apalagi menghadapi Pemilu 2009 ini suasana akan semakin panas sehingga dibutuhkan kesejukan hati dalam memilih figur yang tepat memimpin bangsa ini. (T.PK-AAT/F003)