
PAN Dukung "Sayang" Hingga 2012

Makassar (ANTARA News) - Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan tetap berkomitmen mendukung koalisi Gubernur Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Gubernur Agus Arifin Nu'mang (Sayang) hingga tahun 2012 atau setahun sebelum masa pemerintahan selesai.
Namun Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PAN Sulsel Muhlis Pannaungi di Makassar, Kamis, mengatakan, partai yang didirikan politisi senior Amien Rais tersebut tidak menjamin akan melanjutkan dukungan setelah pemilihan gubernur 2013.
"Untuk sekarang kami komitmen saja mengawal pemerintahan hingga selesai. Tapi untuk melanjutkan koalisi, kami belum tahu, karena kita juga belum tahu kejelasan mekanisme pemilihan gubernur yang akan ditetapkan mendatang DPR RI," ujarnya.
Wakil Ketua DPW PAN Sulsel Usman Lonta menyatakan dukungan PAN untuk Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua DPD I Golkar Sulsel, kemungkinan masih diteruskan. Tetapi tidak dengan Agus Arifin Numang.
Menurutnya, hampir pasti PAN Sulsel akan mengajukan kadernya sendiri untuk didorong menjadi wakil gubernur periode 2013-2018, mendampingi Syahrul jika berniat maju untuk kedua kalinya dalam pemilihan.
Tetapi, lanjut dia, PAN Sulsel masih akan melihat konstalasi dulu. Sebab jangan sampai partai berlambang matahari biru tersebut kehabisan energi mendorong kadernya, padahal Syahrul tidak jadi maju atau regulasi ternyata tidak memasukan jabatan wakil gubernur dalam pemilihan.
"Kami juga mau melihat, apakah nanti pemilihan hanya untuk gubernur atau paket gubernur dan wakilnya. Jangan sampai kami dorong kader kami, lalu ternyata berlaku peraturan pemilihan hanya untuk jabatan gubernur," katanya.
Sebelumnya, pada pemilihan gubernur 2008 lalu, PAN bersama PDK, PDIP, PDS berkoalisi mendukungan calon usungan Golkar, Syahrul Yasin Limpo, hingga akhirnya terpilih menjadi gubernur Sulsel periode 2008-2013.
Namun belakangan, PAN utamanya di tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC/pengurus di tingkat kabupaten dan kota) menyuarakan agar kadernya menjadi wakil Syahrul di masa keperintahan kedua.
Dari informasi yang dihimpun, mereka telah melakukan rapat dengan hasil opsi jika tak diakomodir, PAN mencabut dukungan pada Syahrul dan mendorong kadernya sendiri menjadi calon gubernur. (T.KR-AAT/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
