Logo Header Antaranews Makassar

Polisi Diminta Usut Dugaan Penimbunan BBM Mamuju

Selasa, 9 Agustus 2011 03:55 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Aparat kepolisian Polres Mamuju diminta melakukan pengusutan adanya dugaan penimbunan BBM di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

"Polisi harus segera mengusut adanya dugaan penimbunan BBM di Mamuju karena sudah sangat merugikan masyarakat," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Agussalim Tamadjoe, di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan, polisi harus proaktif dalam mengusut dugaan penimbunan BBM di Mamuju agar nantinya masyarakat Mamuju dapat kembali terlayani dengan baik.

"Pemerintah di Provinsi Sulbar tidak bisa berbuat banyak atas adanya penimbunan BBM itu, meski diduga kuat sedang terjadi," katanya.

Menurut dia, pemerintah di Sulbar melalui Dinas ESDM tidak memiliki penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) yang punya kewenangan untuk melakukan rekomendasi penangkapan jika ditemukan ada pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Seandainya pemerintah di Sulbar sudah memiliki PPNS, maka dengan cepat seluruh pemilik SPBU di Mamuju yang diduga melakukan penimbunan akan ditindak dan di proses sesuai aturan hukum yang berlaku," katanya.

Tapi sayangnya, kata dia, pemerintah di Sulbar belum memiliki PPNS, sehingga kewenangan untuk mengusut penimbunan BBM di Mamuju tetap diserahkan kepada aparat kepolisian untuk mengusutnya.

Kadis ESDM Sulbar, sebelumnya menduga telah terjadi penimbunan BBM di Mamuju karena daerah ini seringkali mengalami kelangkaan, meski pasokan BBM tetap lancar dari Depo Pertamina Pare-Pare Provinsi Sulawesi Selatan.

"Tidak akan mungkin ada kelangkaan BBM di Mamuju seandainya tidak ada penimbunan yang diduga dilakukan sejumlah pemilik SPBU. Hampir setiap hari SPBU yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo kehabisan BBM, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan BBM," katanya.

Kelangkaan BBM yang terjadi tanpa sebab yang jelas itu, kuat dugaan dipicu karena adanya penimbunan BBM yang diduga dilakukan pemilik SPBU. Sejumlah SPBU lainnya juga mengalami hal yang sama, sehingga penimbunan BBM di Mamuju juga diduga terstruktur rapi diantara seluruh pemilik SPBU.

"Kalau kelangkaan BBM di Mamuju terjadi hanya karena alasan keterlambatan pasokan BBM ke Mamuju dari Depo Pertamina Pare-Pare Provinsi Sulsel atau karena pasokannya tidak lancar dan SPBU selalu kehabisan BBM, maka itu tidak masuk akal," katanya.

Karena, kata dia, Depo Pertamina Pare-Pare yang memasok BBM ke Mamuju selalu lancar dan semua itu sudah sepengetahuan pemerintah. (T.KR-MFH/A027)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026