Logo Header Antaranews Makassar

Atraksi Terjun Payung Meriahkan HUT Sulsel

Senin, 17 Oktober 2011 19:11 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Atraksi terjun payung massal akan memeriahkan peringatan hari ulang tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Selatan ke-342 (19/10) 2011 pukul 16.00 WITA di lokasi pembangunan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar.

Komandan Wing V Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin Kolonel Penerbang Mujianto di Makassar, Senin, menjelaskan, atraksi terjun payung terdiri atas tiga bagian yaitu terjun dengan ketepatan mendarat dari ketinggian 5.000 meter, terjun membawa pita dari ketinggian 6.500 meter dan terjun formasi dari ketinggian 10 ribu meter.

"Tujuan utama kita memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pengibaran bendera dengan terjun payung sebanyak 35 bendera terdiri atas bendera kabupaten dan kota ditambah bendera-bendera Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan lainnya. Pemecahan rekor kedua terjun payung dengan pita besar sepanjang 342 meter sesuai dengan usia Sulsel ditambah beberapa penerjun membawa pita lainnya," jelasnya.

Terjun payung formasi akan diawali dengan terjun bebas (free fall) untuk mengibarkan bendera logo HUT Sulsel sebelum mengembangkan payung. Sedangkan untuk terjun payung ketepatan mendarat akan dilakukan oleh 10 penerjun sekaligus mencari bibit-bibit baru penerjun.

Atraksi ini melibatkan 342 orang terdiri atas 80 penerjun anggota TNI AD, AU dan AL serta sejumlah anggota klub terjun payung dari berbagai daerah di Indonesia ditambah awak pesawat dan kru pendukung.

Atraksi kedirgantaraan lainnya yang akan memeriahkan HUT Sulsel adalah aksi akrobatik dari tiga pesawat tempur Sukhoi.

"Sejak kemarin kita sudah lakukan uji coba terjun payung dengan membawa kunci rumah dan kunci mobil yang merupakan hadiah dari kegiatan sepeda santai HUT Sulsel pada Minggu (16/10). Hari ini juga akan dilakukan dua kali uji coba terjun payung," katanya.

Ia yang juga ketua panitia dari kegiatan ini berharap kondisi cuaca dalam sepekan ke depan sehingga penerjunan dapat dilakukan dengan sukses.

"Harapan kami kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat terhadap olah raga dirgantara. Makassar sangat berpotensi untuk pengembangan olah raga dan pariwisata dirgantara seperti parasailing, terjun payung, flying boat, gantole di Bendungan Bili-Bili dan paralayang ini semua bisa dikemas," jelasnya. (T.KR-RY/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026