
Pengamat : Padatkan Perkuliahan untuk Eliminasi Tawuran Mahasiswa

Makassar (ANTARA News) - Salah satu upaya untuk mengeliminasi tawuran di Universitas Hasanuddin adalah dengan cara memadatkan aktivitas perkuliahan dan kegiatan kokurikuler.
"Pemicu tawuran itu karena adanya waktu lowong yang dimanfaatkan mahasiswa untuk nongkrong, padahal dengan aktivitas padat tentu tidak ada kesempatan untuk tawuran," kata pengamat sosial yang juga alumni Unhas Busman Dahlan Shirat, MSi di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, dari belasan fakultas di Unhas yang biasanya terlibat tawuran adalah fakultas yang sama, sementara fakultas yang terbilang padat materi dan tugas kuliahnya tidak pernah terlibat tawuran, misalnya mahasiswa Fakultas Kedokteran.
Mencermati fenomena tersebut, lanjut dia, kurikulum pendidikan tinggi harus di tinjau kembali, termasuk Garis Besar Rancangan Pembelajaran (GBRP) dan keaktifan para dosen mengajar di ruang kuliah.
Alasannya, karena fenomena di lapangan, sejumlah dosen melalaikan tugasnya dengan mementingkan mengajar di tempat lain.
"Jadi, selain dibutuhkan ketegasan sikap dari rektor selaku pimpinan tertinggi, kedua hal itu juga perlu dibenahi," kata kandidat doktor Sosiologi ini.
Hal senada dikemukakan Pekerja Sosial Anwar Halim yang aktif di Yayasan Samudera Indonesia.
Menurut alumni Unhas ini, sistem kurikulumnya hanya didasarkan pada pengajaran dan tidak memasukkan pendidikan moral untuk saling menghargai, akan mengakibatkan implementasi kurikulum yang ada hanya menyuburkan sikap egoisme.
"Kegiatan mahasiswa makin terbatas hanya untuk kelompok-kelompok atau jurusan-jurusan. Sudah hilang misalnya kegiatan Bakti Sosial bersama dengan terjun ke masyarakat melihat realitas yang ada," katanya.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata pada akhir masa perkuliahan, lanjut dia, tidaklah cukup untuk memupuk rasa kebersamaan dan persaudaraan lintas fakultas. Padahal idealnya kegiatan yang melibatkan antar fakultas itu dimulai sejak awal masuk kampus.
"Misalnya Opspek bersama itu terakhir dilakukan pada 1991, itu melibatkan seluruh fakultas, sehingga semua mahasiswa baru saling mengenal dan akhirnya terjalin rasa kebersamaan dan persaudaraan," katanya.
(T.S036/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
