
KONI Minta Pengprov tak Asal Pasang Target

Makassar (ANTARA News) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan meminta pengprov cabang olahraga tidak asal mematok target jika pada akhirnya sulit terealiasasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Addien, di Makassar, Senin, mengatakan bahwa jika mematok target tinggi namun gagal terwujud, maka hal itu bisa memberikan efek negatif baik untuk KONI Sulsel ataupun cabang olahraga yang bersangkutan.
"Masyarakat akan berfikir yang tidak-tidak jika target yang dipatang olahraga sebaiknya mematok target yang memang realistis diwujudkan," jelasnya.
Menurut Addien, tidak salah mematok target jika memang berdasarkan data dan fakta. Artinya, target tersebut memang bisa dipertanggung jawabkan kepada masyarakat apapun hasil yang diraih.
Namun demikian, kata Addien, hal itu berbeda dengan target yang tanpa dasar jelas. Untuk itulah, pihaknya berencana membicarakan segala peluang dengan para ketua pembinaan dan prestasi setiap cabang olahraga.
Sekretaris PASI Sulsel itu menjelaskan, KONI Sulsel sedang mengatur jadwal pertemuan dengan setiap pengurus caang olahraga untuk melihat sejauh mana potensi atlet yang akan tampil di PON 2012.
"Kita rencana akan memanggil para pengurus cabang olahraga secara bergiliran. Dari pertemuan itu akan membahas bagaimana kualitas dan peluang setiap atlet. Tentu hal itu berdasarkan hasil latihan dan pencapaian pada Pra PON lalu," katanya.
Menghadapi PON 2012, KONI Sulsel bertekad minimal mempertahankan raihan pada PON XVII Kaltim 2008 yang berada diperingkat keenam.
"Cabang olahraga yang menjadi andalan Sulsel secara umum telah berhasil meraih tiket PON. Namun kita juga tetap berharap banyak kepada sejumlah cabang non unggulan untuk membuktikan bisa berbuat yang sama untuk Sulsel," ujarnya. (T.PSO-283/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
