Logo Header Antaranews Makassar

Bulog Nilai Harga Beras Jelang Natal Wajar

Senin, 19 Desember 2011 18:50 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Perusahaan Umum (Perum) Subdivre Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menilai kenaikan harga beras di pasar tradisional jelang Natal dan Tahun Baru 2012 wajar sehingga tidak perlu dilakukan operasi pasar (OP).

"Kami telah memantau pergerakan harga beras yang berlaku di sejumlah pasar tradisional jelang Natal dan Tahun Baru. Prinsipnya harga beras yang diberlakukan pedagang relatif normal walaupun ada kenaikan harga," kata Kepala Subdivre Bulog Mamuju, Sabaruddin Amirullah di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan, pihaknya tetap mengantisipasi melakukan OP pasar apabila pemerintah setempat memerintahkan untuk turun tangan menstabilkan harga.

"Kami dari Bulog tetap siap melakukan OP untuk mengendalikan harga kebutuhan beras apabila mengalami kenaikan harga jelang Natal dan Tahun baru," terangnya.

Sabaruddin mengatakan, stok beras yang disiapkan di gudang cukup memadai untuk mengantisipasi apabila ada kenaikan harga.

"Saat ini jumlah beras yang tersimpan di gudang sebanyak 558 ton belum termasuk pengadaan beras yang masih dalam proses perjalan," kata dia.

Ia mengatakan, pengadaan beras yang diserap dari petani mencapai 1.500 ton sehingga total cadangan beras yang akan tersimpan di gudang tidak kurang dari 2.058 ton.

"Jumlah ini telah bisa memenuhi untuk persiapan tiga bulan kedepan sehingga masyarakat tak perlu risai apabila ada harga beras mengalami kenaikan yang tidak wajar," ucapnya.

Sebelumnya, Warga Mamuju meminta kepada pemerintah untuk segera mengendalikan harga beras yang mengalami kenaikan dari Rp170 ribu menjadi Rp190.000/karung 25 kg.

"Harga beras di Mamuju sudah tidak wajar pemerintah mesti segera mengendalikan harga tersebut," kata Salim salah seorang warga di Mamuju.

"Mestinya harga beras naik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru sudah dekat, namun justru naik dua pekan sebelum perayaan hari raya itu digelar," katanya.

Ia mengatakan harga beras jenis madina di pasar Regional Mamuju mengalami kenaikan dari Rp170.000 untuk beras dengan isi 25 Kg menjadi Rp190.000.

"Jangan sampai harga beras naik lagi, dua hari jelang Natal dan Tahun Baru disaat permintaan masyarakat semakin tinggi, ini akan sangat membebani masyarakat," katanya. (T.KR-ACO/B012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026