Logo Header Antaranews Makassar

Ruas Jalan Tomohon- Manado Tertutup Debu Lokon

Selasa, 27 Desember 2011 11:54 WIB
Image Print

Manado (ANTARA News) - Letusan Gunung Lokon di Provinsi Sulawesi Utara pukul 03.07 WITA menyebabkan ruas jalan Tomohon-Manado tertutup debu cukup tebal.

Bardasarkan pantauan ANTARA, Selasa dilaporkan, pukul 06.00 WITA, debu setebal 0,5 sentimeter hingga 1,5 meter terpapar di ruas jalan tepat di titik Kelurahan Kinilow dan Tinoor Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon.

Pengendara kendaraan roda dua cukup kesulitan karena debu vulkanik beterbangan akibat kendaraan roda empat dan enam lalu lalang melalui ruas jalan itu.

Meski demikian, arus kendaraan yang melalui ruas jalan utama menuju Kota Manado dan kabupaten sekitarnya tampak lancar.

"Debunya memang cukup tebal dan sangat memengaruhi pandangan. Meski agak melambat kecepatan kendaraan tapi kami tetap melakukan perjalanan ke Kota Manado untuk bekerja," kata Josef N, salah satu PNS ketika ditemui.

Meski demikian, menurut dia, debu setebal 0,5-1,5 sentimeter yang jatuh di ruas jalan tersebut tidak setebal debu yang jatuh pada saat erupsi hebat Oktober tahun 1991 yang sampai beberapa sentimeter.

"Waktu itu banyak pohon yang tumbang dan menutupi ruas jalan. Begitupun dengan rumpun bambu yang tumbuh di tepian jalan, patah dan mengganggu lalu lintas," katanya.

Sementara itu, Kelurahan Kinilow dan Kinilow Satu yang lokasi permukimannya sangat dekat dengan kawah Tompaluan Gunung Lokon dan masuk daerah rawan bencana, hanya sebagian kecil yang juga terkena debu tipis.

Seperti di Kelurahan Kinilow, debu tipis hanya jatuh di kompleks asrama polisi Polsek Tomohon Utara.

Sebelumnya, pascaletusan utama pukul 03.07 WITA, pos pengamatan merekam dua kali letusan susulan dari kawah Tompaluan Gunung Lokon di Provinsi Sulawesi Utara yang terjadi pukul 03.21 WITA serta 03.24 WITA dan sempat diikuti gemuruh.

Beberapa jam sebelum terjadi letusan, pos pengamatan gunung api telah merekam terjadinya seratus lebih gempa vulkanik dalam (VA) dan gempa vulkanik dangkal (VB).

Suplai-suplai energi inilah yang memicu terjadinya letusan. (T.pso-305/A035)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026