
Petinju Sulsel Hengkang ke Papua
Kamis, 29 Desember 2011 18:15 WIB

Ketua Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Sulsel Adnan Purichta Ichsan di Makassar, Kamis, mengatakan, keinginan Selly untuk membela kampung halamannya di PON Riau disampaikan langsung Pertina Papua ke Pertina Sulsel.
"Setelah ia dapat ijazah sarjana (S1) di Universitas Negeri Makassar (UNM), Selly liburan pulang kampung. Kita izinkan karena tidak ada kegiatan, namun dia tidak mau kembali lagi," ucapnya.
Padahal, menurut Andan, pihak Pertina Sulsel sudah memperjuangkan gelar S1 Selly di UNM dengan harapan petunju putri ini memperkuat Sulsel di PON mendatang.
Meski begitu, langkah Selly untuk memperkuat Papua tidak akan mudah karena harus ada restu atau Surat Rekomendasi dari Pertina Sulsel.
"Ini keputusan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Pertinan yang menyatakan bahwa tidak ada altil yang boleh pindah ke daerah lain tanpa ada Surat Rekomendasi dari Pertina tempat sebelumnya bernaung," ucap Adnan.
Bahkan, anggota komisi E DPRD Sulsel ini mengatakan akan membawa masalah Selly ke Mukernas Pertina 2012.
Selain Selly, Sulsel meloloskan lima atlit tinju untuk bertarung di PON Riau dari berbagai kelas yakni, Erico Amanupunyo, Alex Tatontos (75 kg), Randy (49 kg), Sada (60 kg), Charles (69 kg).
Adnan menyebut, Pertina Sulsel sudah menjamin lapangan kerja dan kesejahteraan bagi petinjunya apabila merebut medali di PON, termasuk Erico yang sudah jadi PNS, serta atlit yang dibawa naungan TNI/Polri seperti, Alex dan Sada dijanjikan beasiswa pendidikan.
"Kita tetap menargetkan tiga emas. Apalagi kalau ada Selly. Yang jelas dua emas kita pada PON sebelumnya harus kita pertahankan," ucapnya.
Terget tiga emas, lanjut dia, dilihat dari kemampuan seluruh petinju Sulsel yang seluruhnya juara pada kelasnya masing-masing saat Pra-PON. (T.pso-099/A020)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
