Logo Header Antaranews Makassar

Nelayan Budong-Budong Minta Pengadaan Rompong

Kamis, 26 Januari 2012 18:31 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Komunitas masyarakat pesisir Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, meminta dukungan pemerintah provinsi untuk pengadaan rompong pinggir untuk meningkatkan hasil tangkap nelayan di wilayah itu.

Hal ini disampaikan ketua kelompok nelayan Mammesa Kecamatan Budong-Budong, Bahir, saat mengikuti kegiatan dialog anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulbar di desa Babana, Kamis.

` Kegiatan silaturrahim ini dihadiri tiga anggota DPRD Sulbar daerah pemilihan Mamuju masing-masing, H.Thamrin Endeng (Partai Golkar), Sukardi M Noer (Partai Demokrat) dan Gaus Bastari (PDI-P).

Dalam kesempatan itu, Bahir menyampaikan, hasil tangkap nelayan selama ini cenderung berkurang akibat tidak adanya rumpong salah satu alat sarana yang paling efektif untuk disinggahi ikan.

Apalagi kata dia, imbas limba perkebunan kelapa sawit yang dibuang kesungai Budong-Budong yang mencemari laut menjadi pemicu tidak efektifnya hasil tangkap bagi nelayan pingggir.

"Ikan yang berada sekitar 1 mil dari pantai sudah tidak ada ikan karena tercemari akibat limbah perkebunan kelapa sawit,"kata dia.

Olehnya itu, pemerintah harus menyikapi perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk tidak membuang limbah ke sungai Budong-Budong.

Namun yang terpenting katanya, pemerintah khususnya bagi anggota DPRD Sulbar yang memiliki dana aspirasi hingga Rp2 miliar setiap anggota untuk bisa mengakomodasi usulan nelayan.

"Tidak perlu kami diberikan hingga miliaran rupiah. Cukup diberikan fasilatas rumpong agar hasil tangkap bagi nelayan semakin lebih baik dari kondisi sekarang ini,"ungkapnya.

Menyikapi usulan ini, anggota DPRD Sulbar, Sukardi M Noer, berjanji akan mengakomodasi usulan masyarakat.

Namun hal itu kata dia, belum bisa direalisasikan tahun ini sebab APBD tahun 2012 telah disahkan 31 Desember 2011.

"Usulan ini tetap akan kami tindaklanjuti. Namun itu akan dilaksanakan pada pembahasan APBD tahun 2013 yang akan datang,"janji Sukardi. (T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026